Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Ratusan Penari Meriahkan “6 Jam Menari” di Lampung Tengah, Jadi Ajang Pelestarian Budaya
Lampungpro.co, 03-May-2026

Sandy 195

Share

Plt Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri saat hadir kegiatan Hari Tari Sedunia "6 Jam Menari" | LAMPUNGPRO.CO/Ist

LAMPUNG TENGAH (Lampungpro.co) : Ratusan penari dari berbagai sanggar seni dan masyarakat umum memadati kawasan Tugu Canang, Gunung Sugih, Minggu (3/5/2026), dalam kegiatan “6 Jam Menari” yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Acara tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Tari Sedunia sekaligus Hari Pendidikan Nasional.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah itu berlangsung meriah dan menyedot perhatian masyarakat sejak pagi hingga siang hari.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati, I Komang Koheri bersama Plt Ketua TP PKK Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan menari selendang bersama ratusan peserta.

Turut hadir dalam acara itu Ketua DPRD Lampung Tengah Febriyantoni, para asisten pemerintah daerah, kepala perangkat daerah, camat, hingga kelompok seni tari dari berbagai wilayah di Lampung Tengah.

Dalam sambutannya, Komang Koheri mengatakan, kegiatan “6 Jam Menari” bukan hanya sekadar pertunjukan hiburan, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa seni tari merupakan bagian dari identitas bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” kata Komang Koheri.

Ia menambahkan, momentum Hari Pendidikan Nasional juga menjadi pengingat pentingnya peran seni dan budaya dalam membentuk karakter generasi muda yang kreatif, berdaya saing, dan tetap mencintai budaya lokal.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku seni, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga eksistensi budaya daerah agar tetap hidup dan berkembang.

Berbagai penampilan tari tradisional hingga tari kreasi modern ditampilkan secara bergantian sepanjang acara. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi peserta maupun warga yang memadati area kegiatan.

Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin sebagai sarana edukasi budaya sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap seni tari dan warisan budaya daerah. (*/adv)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Catatan untuk Universitas Kartamulia Purwakarta Jawa Barat

‎Namun jika ingin benar-benar besar dan memiliki mahasiswa dalam...

1613


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved