Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Rektor Perguruan Tinggi Islam Diminta Tidak Tinggalkan Tugas Utama
Lampungpro.co, 14-Oct-2017

Lukman Hakim 875

Share

PADANG (Lampungpro.com): Para rektor pada perguruan tinggi Islam tidak meninggalkan tugas utamanya. "Sekalipun di skala universitas Islam sudah ada prodi umum, akan tetapi nilai-nilai keislaman harus tetap terjaga," kata Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur dalam kuliah umum di Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang Sumatera Barat, Jumat (13/10/2017).

Ia menyebutkan beberapa waktu yang lalu terdapat enam kampus agama yang beralih status dari Institut Agama Islam Negeri menjadi Universitas Islam Negeri, salah satunya ialah UIN IB Padang. Tujuan utama dari kampus-kampus agama ialah untuk melakukan pengkajian serta pengembangan terhadap ilmu-ilmu yang berkaitan dengan agama Islam.

Namun, kata Asman, dilansir Antara, ketika sudah beralih status menjadi universitas maka kampus tersebut harus membuka beberapa prodi maupun fakultas baru yang sifatnya umum. "Nanti rektor jangan terlalu sibuk mengurus prodi maupun fakultas yang bersifat umum, sehingga melupakan prodi-prodi yang sudah ada sebelumnya," kata dia.
Menurutnya, persentase dalam pengelolaan fakultas atau pun prodi umum hanyalah sebanyak 30 persen dan 70 persennya tetap untuk pengelolaan prodi-prodi Islam. Selain itu, ia berpesan bahwa pada pembukaan fakultas umum nantinya hendaklah tetap menanamkan nilai-nilai keislaman.

Sebagai contoh ialah lulusan Fakultas Kedokteran UIN harus berbeda dengan lulusan Fakultas kedokteran Unand. "Rektor harus siap dengan tantangan yang akan datang dan juga dituntut untuk terus melakukan inovasi. Untuk satu tahun ke depan saya akan terus mengevaluasi peralihan status ini," kata dia.

Sementara itu, Rektor UIN IB Padang, Eka Putra Wirman menyebutkan saat ini pihaknya tengah mengupayakan untuk dibukanya Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) serta Fakultas Psikologi dan Kesehatan. Menurutnya untuk mendukung upaya tersebut maka sarana prasarana pendukung termasuk tenaga pengajar terus dipersiapkan. "Setelah beralih status menjadi UIN dan dengan dibukanya beberapa fakultas baru maka diharapkan UIN IB akan semakin baik ke depannya," kata dia. (**/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Sepak Bola, Cara Hebat Pemimpin Menghibur Rakyat

Boleh saja menghujat kita dijajah Belanda selama 350 tahun....

220


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved