Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Revitalisasi Saluran Pasok Tambak Udang Dipasena, Enam Alat Berat Dikerahkan Keruk Sedimentasi Lumpur
Lampungpro.co, 19-Jul-2022

Amiruddin Sormin 1779

Share

Alat berat milik P3UW Lampung saat mengeruk sedimentasi lumpur di pertambakan Dipasena. LAMPUNGPRO.CO/NAFIAN

RAWAJITU TIMUR (Lampungpro.co): Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UWL) mengerahkan enam alat berat untuk mempercepat revitalisasi saluran pasok break water pintu dam 7, 8 dan 9. Dari enam  alat berat tersebut, dua eksavator dan dan satu dredger merupakan bantuan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk pertambakan udang Bumi Dipasena, Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang.


Kegunaan lima eksavator itu untuk membuat tanggul kolam tampungan lumpur. Kemudian, pengerukan tumpukan sedimentasi yang menjadi daratan di depan pintu dam 8 dan 9. Sedangkan satu dredger difungsikan sebagai penyedot lumpur pada saluran pasok.

Kepala Divisi Alat Berat P3UWL, Arizal, mengatakan sesuai instruksi Ketua P3UWL kekuatan armada alat berat untuk revitalisasi saluran pasok di break water ditambah. "Sebelumnya hanya dua buah eksavator dan satu dredger. Kini menjadi lima eksavator dan satu alat berat sedot lumpur dredger," kata Arizal, kepada Lampungpro.co, Selasa (19/7/2022).

Arizal menambahkan pembuatan dua kolam tampungan lumpur masih proses pengeringan dan penguatan tanggul kolam terlebih dahulu sebelum diisi lumpur buangan. Selanjutnya, eksavator memapas tumpukan sedimentasi lumpur yang menjadi daratan. Setelah itu, baru lumpur sisa disedot penggunakan mesin sedot lumpur untuk pendalaman saluran pasok.

"Kami ingin mempercepat penyelesaian pekerjaan revitalisasi saluran pasok di break water, agar perairan untuk budidaya lebih bagus. Makanya kekuatan armada alat berat kami tambah," kata Arizal.

Pada bagian lain, Ketua P3UWL Suratman, mengatakan revitalisasi break water adalah program skala prioritas dan harus dikerjakan serius dan teliti. Progres sampai kini 60%. Sisanya  diselesaikan sampai akhir Agustus 2022. "Pekerjaan dikebut satu bulan lebih cepat dari jadwal yang ditentukan," kata Suratman.

Sebelumnya, air laut dari saluran pasok pintu dam 7, 8 dan 9 direvitaliasi untuk memenuhi kebutuhan air untuk budidaya udang vanamei anggota P3UWL di enam Kampung mulai Blok 05 hingga Blok 15. Revitalisasi dimulai 2 Juni 2022 dan waktu pekerjaan 120 hari. Sumber pendanaan swadaya murni masyarakat yang dikumpulkan melalui program Investasi 1000 dengan anggaran biaya Rp1,4 miliar. (***)

Editor: Amiruddin Sormin, Reportase: Nafian Faiz

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16122


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved