Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Sekolah Rakyat Terintegrasi Diresmikan, Bupati Lampung Timur Komitmen Putuskan Rantai Kemiskinan
Lampungpro.co, 14-Aug-2026

Febri 187

Share

Peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung Timur | Lampungpro.co/Dok Kominfo

SUKADANA (Lampungpro.co): Langkah konkret untuk memutus jerat kemiskinan struktural, kini mulai terpancar dari Desa Muara Jaya, Sukadana, setelah Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, dan Bupati Lampung Timur, Ella Siti Nuryamah, meresmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi dan membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi para peserta didik baru pada Kamis (13/8/2026).

Kehadiran fasilitas pendidikan ini, menjadi tonggak strategis pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak, dari keluarga yang kurang mampu..

Bupati Lampung Timur, Ella Siti Nuryamah mengatakan, ppembangunan gedung ini melampaui makna fisik sebuah bangunan sekolah, karena institusi ini merupakan simbol komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Sekolah Rakyat ini, merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten, dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan," kata Ella Siti Nuryamah.

Ella meyakini, keberadaan sekolah ini memberikan kesempatan luas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan, untuk mengejar ketertinggalan dan mempersiapkan masa depan.

Secara sosiologis, pendidikan memang merupakan instrumen mobilitas vertikal yang paling efektif untuk mengangkat derajat ekonomi keluarga. Dengan memfasilitasi anak-anak dari kelompok rentan, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa kemiskinan tidak lagi menjadi warisan yang harus diterima secara turun-temurun.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur juga memberikan dukungan penuh, agar penyelenggaraan pendidikan di Sekolah Rakyat tidak terjebak pada pengajaran akademik semata.

Bupati Ella menginginkan lembaga ini menjadi ruang inkubasi bagi pembentukan karakter dan keterampilan praktis peserta didik. Sekolah harus menjadi tempat untuk membentuk kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, keterampilan, kepedulian sosial, sekaligus karakter peserta didik.

Visi ini sejalan dengan konsep pendidikan holistik yang mengedepankan aspek afektif dan psikomotorik, sehingga lulusannya tidak hanya cerdas di atas kertas, tetapi juga tangguh di tengah masyarakat. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
ASN Disuruh Absen Pagi dan Sore. Lalu,...

Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...

15590


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved