Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Serdang Tanjung Bintang Dicanangkan Jadi Desa Tapis, Ketua TP PKK Lampung Dorong Pemberdayaan Masyarakat Diperkuat
Lampungpro.co, 14-Oct-2026

Febri 280

Share

Ketua TP PKK Lampung Saat Meresmikan Desa Tapis | Lampungpro.co/Dok Kominfo

TANJUNG BINTANG (Lampungpro.co): Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mencanangkan Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, sebagai Desa Tapis atau Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas, Selasa (13/10/2026).

Program Desa Tapis sendiri, merupakan bagian dari pembinaan TP PKK Lampung untuk memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK secara berkelanjutan. Melalui program ini, keluarga didorong untuk mengembangkan potensi lokal, meningkatkan keterampilan, serta membangun kemandirian dan kesejahteraan.

Salah satu potensi yang ditinjau Purnama Wulan Sari Mirza, terkait pemanfaatan pekarangan melalui Teras Helau. Program dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan tersebut, mendorong pemberdayaan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan ekstrem, dengan mengajak keluarga penerima manfaat, termasuk penerima bantuan bedah rumah, memanfaatkan lahan di sekitar tempat tinggal untuk memenuhi kebutuhan pangan.

Untuk di Desa Serdang, pekarangan dimanfaatkan untuk menanam berbagai tanaman pangan serta memelihara ayam dan ikan lele, yang hasilnya dapat dimanfaatkan langsung oleh keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ketua TP PKK Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza mengatakan, pihaknya mengapresiasi upaya tersebut, karena pemanfaatan lahan secara produktif dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga.

"Ini contoh yang baik, karena lahan di sekitar rumah bisa dimanfaatkan secara langsung, untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Ini harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," kata Purnama Wulan Sari Mirza.

Selain pemanfaatan pekarangan, pengelolaan sampah rumah tangga juga menjadi bagian dari upaya warga Desa Serdang, dalam memanfaatkan potensi lingkungan.

Sampah rumah tangga dan sisa makanan diolah menjadi pupuk organik serta pakan ternak. Pupuk yang dihasilkan, kemudian dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan Taman Hatinya PKK, sehingga pengelolaan sampah dapat terhubung dengan pemanfaatan lahan dan ketahanan pangan keluarga.

Dalam kunjungan tersebut, Batin Wulan juga meninjau pelayanan Posyandu dan kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB). Kegiatan ini menjadi sarana pendampingan bagi keluarga terkait kesehatan ibu dan anak serta tumbuh kembang balita.

Rangkaian pelayanan turut mencakup pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian makanan tambahan bagi balita, dan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan serta kebutuhan masyarakat.

Sebagai Bunda Literasi Lampung, Batin Wulan juga menyapa anak-anak yang sedang membaca di perpustakaan desa. Ia menyerahkan bantuan buku cerita rakyat Lampung dari 15 kabupaten/kota, untuk menambah koleksi bacaan sekaligus mendorong minat baca anak sejak dini.

Potensi lokal lainnya terlihat dari berbagai produk yang dipamerkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Desa Serdang. Produk tersebut meliputi kerajinan pernak-pernik, sulaman, batik, serta makanan dan minuman olahan.

Pengembangan usaha berbasis keterampilan lokal diharapkan dapat membuka peluang usaha dan menambah pendapatan keluarga. Untuk mendukung kegiatan produktif tersebut, disalurkan bantuan peralatan berupa mesin jahit dan oven.

Pelaku UMKM juga memperoleh fasilitasi sertifikasi halal guna mendukung pengembangan usaha mereka. Dukungan kepada keluarga, turut diberikan melalui bantuan sosial berupa Sembako dan bantuan jamban sehat, sementara penyandang disabilitas, menerima bantuan kursi roda dan alat bantu dengar sesuai kebutuhan.

Batin Wulan menekankan, berbagai kegiatan dalam pembinaan Desa Tapis perlu memberikan manfaat yang berkelanjutan, bukan hanya berlangsung saat pencanangan. Karena itu, kader PKK diharapkan terus meningkatkan kapasitas diri sekaligus menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk mendampingi masyarakat.

"Sebagai kader PKK, semua harus dapat terus meningkatkan kapasitas, nilai diri, kemampuan, pengetahuan, serta keterampilan agar mampu menjadi tim penggerak, tim pendamping, sekaligus teladan bagi masyarakat di lingkungan kita sendiri," ujar Purnama Wulan Sari Mirza.

Batin Wulan juga mengingatkan pentingnya pemantauan dan evaluasi, agar program yang telah dijalankan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga. Keberlanjutan program membutuhkan sinergi antara TP PKK, perangkat daerah, pemerintah kabupaten dan desa, serta masyarakat.

Dengan adanya kerja sama tersebut, maka berbagai potensi yang telah dikembangkan di Desa Serdang ini, diharapkan dapat terus tumbuh dan mendukung peningkatan kualitas hidup keluarga. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved