Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Setuju Drag Race Piala Bupati Digelar, Warga Sabah Balau Ultimatum Syarat Pasang Polisi Tidur di Jalur Dua Putri Galau
Lampungpro.co, 11-Jun-2026

Febri 348

Share

Warga Sabah Balau Saat Musyawarah Pro Kontra Drag Race Piala Bupati Lampung Selatan | Lampungpro.co

TANJUNG BINTANG (Lampungpro.co): Masyarakat di Desa Sabah Balau, Tanjung Bintang, Lampung Selatan, akhirnya mengizinkan drag race dan drag bike Piala Bupati Lampung Selatan, digelar di Jalur Dua Tugu Putri Galau Sabah Balau pada 13-14 Juni 2026.

Mereka memberikan izin kepada panitia, dengan berbagai syarat dan ketentuan yang harus dilaksanakan panitia pelaksana drag race, dalam hal ini pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Lampung Selatan.

Ada pun syarat tersebut, pihak IMI bersama aparatur desa dan juga Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, untuk memasang dan dibuatkan polisi tidur disepanjang Jalan Jalur Dua Sabah Balau, setelah selesai even drag race Piala Bupati Lampung Selatan.

Selain itu, masyarakat juga meminta syarat untuk dipasangkan tiang dan lampu penerangan jalan, dari Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Lampung hingga arah Belik Batu Kantor Afdeling PTPN Unit Kedaton.

Kemudian masyarakat juga meminta agar dipasangkan rambu-rambu lalu lintas, hingga dibuatkan rambu peringatan bukan kawasan balap liar atau larangan balap liar.

Masyarakat juga meminta Bupati Lampung Selatan, agar bisa memfasilitasi dan menyediakan jalan khusus atau sirkuit resmi di wilayah Sabah Balau, bukan berada di jalanan umum.

Kesepakatan disetujuinya kegiatan drag race dan drag bike Piala Bupati Lampung Selatan tersebut, terjadi saat Pemerintah Desa (Pemdes) Sabah Balau, bersama pengurus IMI Lampung Selatan, Polsek, Koramil, dan Pemerintah Kecamatan Tanjung Bintang, bermusyawarah dengan mengundang perwakilan tokoh masyarakat pada Rabu (10/6/2026) malam.

Dalam musyawarah tersebut, perwakilan tokoh masyarakat yang diwakili Arif Gunawan mengatakan, meminta kepada Pemdes, Pemkab, dan IMI Lampung Selatan agar bisa memenuhi syarat tuntutan tersebut, untuk mengurangi aksi balap liar di Sabah Balau.

"Semua punya tujuan sama, memberantas balap liar. Dengan dibuatkan polisi tidur di sejumlah titik, maka selesai itu, dan saya pribadi siap mengeluarkan biaya untuk membantu pembuatan polisi tidur," kata Arif Gunawan.

Namun semua itu menurut Arif Gunawan, semua harus disepakati dan pihak pemerintah juga membantu memfasilitasi pembuatan polisi tidur hingga rambu-rambu lalu lintas.

Sementara itu, Dewan Penasihat IMI Lampung Selatan, Rudi Topan mengungkapkan, pihaknya berterima kasih kepada warga Sabah Balau memberikan izin even ini, dan berjanji akan merealisasikan syarat tuntutan warga yang sudah disepakati dalam musyawarah.

"Harapan kami program IMI ini bisa berjalan dan kegiatan balap liar bisa berkurang. Jadi kami pastikan, selesai even ini, kami akan bertanggung jawab dalam menindak balap liar dan memasang polisi tidur sesuai kesepakatan," ungkap Rudi Topan.

Setelah dibuatkan berita acara tuntutan persetujuan dalam musyawarah tersebut, Rudi berkomitmen sehari setelah selesai even drag race Piala Bupati Lampung Selatan, akan memasang polisi tidur yang lebih tinggi.

Hal senada juga dikatakan Ketua Pelaksana Drag Race Piala Bupati Lampung Selatan, Heri Ardiansyah, yang mengaku akan memasang rambu lalu lintas dan lampu penerangan jalan, hingga polisi tidur yang sedikit tinggi, sesuai kesepakatan bersama.

"Jadi kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga Pemprov Lampung dan juga Pemkab Lampung Selatan, agar bisa memasang ini sehari selesai even, mudah-mudahan ini segera terealisasi," ujar Heri Ardiansyah.

Heri juga memastikan dan meyakinkan kepada masyarakat, even Piala Bupati Lampung Selatan ini menjadi yang terakhir kalinya dilaksanakan di jalanan umum Jalur Dua Sabah Balau. IMI Lampung Selatan terus mendorong pembangunan sirkuit permanen di Lampung Selatan bisa di Kalianda. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Kontroversi VS Kerja Nyata DPRD Kota Bandar...

Di tengah jalan rusak, banjir, dan berbagai keluhan warga,...

1984


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved