Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Sidang Kasus Suap Unila, Pj Bupati Mesuji Akui Diminta Kadisdik Lampung Selatan Bantu Anaknya Masuk Unila
Lampungpro.co, 09-Mar-2023

Febri Arianto 7284

Share

Pj Bupati Mesuji Sulpakar Saat Bersaksi Kasus Suap Unila ke Terdakwa Karomani Cs | Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Penjabat (Pj) Bupati Mesuji, Sulpakar, mengaku pernah diminta membantu menitipkan anak Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Lampung Selatan, Asep Jamhur, masuk Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (Unila) jalur mandiri.

Hal itu terungkap, saat Sulpakar menjadi saksi dalam kasus suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Unila, di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis (9/3/2023).

Sulpakar bersaksi terhadap tiga terdakwa yakni mantan Rektor Unila Karomani, mantan Wakil Rektor I Heryandi, dan mantan Ketua Senat M. Basri.

Selama menjabat Pj Bupati Mesuji, Sulpakar belum pernah diminta bantu untuk memasukkan mahasiswa ke Unila. Sulpakar membantu Asep Jamhur ketika kapasitasnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung.

"Proses mau menitip, ketika itu waktu Subuh Asep datang ke rumah akan mendaftarkan anaknya di Unila lewat mandiri. Jadi dia (Asep) sampaikan apakah bisa bantu atau tidak," kata Sulpakar dalam persidangan.

Asep memohon bantuan, agar anaknya bisa difasilitasi dan diperhatikan mendaftar di Unila, tujuannya agar bisa diterima di Fakultas Kedokteran. Kemudian Sulpakar menerima berkas pendaftaran anaknya Asep secara fisik.

"Respon saya katakan kami coba untuk bantu, kemudian saya langsung ketemu Karomani saat rapat dan saya sampaikan ada kerabat saya mau masuk Unila," ujar Sulpakar.

Kemudian Sulpakar ditanya Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, setelah ketemu Karomani apa yg disampaikan. Dia hanya menyampaikan menjelang rapat, bahwa anak kerabatnya nanti daftar jalur mandiri, mohon berkenan bantu.

Setelah itu Sulpakar ditanya apakah anak kerabatnya itu diterima di Unila, ia menjawab akhirnya lulus. Lalu Sulpakar ditanya apakah menerima sesuatu dari Asep Jamhur.

Kemudian Sulpakar menjawab, asalnya Asep datang ke rumah ucap terimakasih. Dari itu, Sulpakar tahu bahwa anak Asep diterima dan lulus Unila.

Saat ke rumah Sulpakar, Asep membawakan oleh-oleh berupa makanan otak-otak khas Kalianda. Sulpakar ditanya apakah Karomani bisa meluluskan mahasiswa, Sulpakar mengaku tidak tahu. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17032


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved