Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Siswa SLB Pringsewu Tewas Tenggelam di Embung, ini Hasil Pemeriksaan Polisi
Lampungpro.co, 11-Oct-2019

Amiruddin Sormin 1228

Share

Petugas Polsek Sukoharjo memasang garis polisi di embung tempat korban meninggal, Jumat (11/10/2019). LAMPUNGPRO.CO

PRINGSEWU (Lampungpro.co): Pelajar kelas IV Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pringsewu, Victor Rifaldi, ditemukan meninggal di lokasi embung (cekdam), Kamis (10/10/2019) malam. Atas peristiwa tersebut, Polsek Sukoharjo memastikan korban yang juga warga Pekon Waringinsari Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu itu, tewas karena tenggelam, bukan karena sebab lain.

Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) di Dusun 7 RT 18, Pekon Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Jumat (11/10/19) pagi. Selain memeriksa TKP, polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi, memasang garis polisi (police line) dan pihak medis, dapat diketahui korban dipastikan meninggal tenggelam.

"Menurut keterangan dari pihak medis dari Puskesmas Sukoharjo dokter Susilo bahwa benar korban meninggal karena tenggelam sekitar pukul 19.00 WIB," kata Kapolsek Sukoharjo Iptu Deddy Wahyudi, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Jumat (11/10/19).

Iptu Deddy Wahyudi menjelaskan, berdasarkan keterangan Sarwan, orang tua korban, anaknya yang merupakan penyandang disabilitas itu, sekitar pukul 11.00 WIB korban pergi ke lapangan sepakbola Jaya Sakti untuk menyaksikan pertandingan sepak bola Piala Soeratin U-17 2019 Zona Lampung. Sampai pukul 16.00 WIB, korban masih menonton bola, dan sekitar pukul 17.30 WIB  pulang dari lapangan.

Namun saat tiba di rumah kakak korban menanyakan korban, sebab belum pulang ke rumah. Mengetahui anaknya tidak ada di rumah, Sarwan mencari korban keliling naik motor hampir selama dua jam namun tidak ditemukan juga. 

Beruntung ada anak kecil yang mengaku melihat anaknyabpergi ke arah embung, lalu bersama warga sampai tiga kali ke sana tapi tidak ketemu, baru keempat kalinya ada yang melihat pakaian dan sandal anaknya tergeletak di pinggir embung. "Mengetahui pakaian dan sandal korban ada di pinggir embung, sehingga warga melakukan penyelaman dan sekitar pukul 21.30 WIB tubuh korban ditemukan di kedalam dua meter," jelasnya.

Lokasi embung tersebut berada di belakang SMA Negeri I Sukoharjo dengan luas sekitar dua hektare dengan kedalaman air paling dalam sekitar enam meter. Kapolsek menuturkan, atas peristiwa itu pihak keluarga korban menerima kejadian sebagai musibah dan tidak akan menuntut untuk di lakukan tindakan lebih lanjut. "Keluarga korban menerima sebagai musibah dan korban sudah dimakamkan di TPU Waringinsari Barat pagi tadi sekitar 09.00 WIB, kata Kapolsek.

Salah satu guru SLB Negeri Pringsewu, Hartanto, yang melayat ke rumah duka mengatakan, pagi sebelum kejadian korban masih berangkat sekolah dan mereka sempat bersalaman. Malamnya saya dapat kabar jika korban tenggelam. Selama ini kalau dia ke Sekolah selalu diantar jemput keluarganya, ucap Hartanto. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16712


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved