Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pemkab Tubaba Gandeng Forum Puspa Berdayakan Perempuan di Bidang Hukum
Lampungpro.co, 04-Aug-2026

Febri 208

Share

Pemkab Tubaba Saat Berdayakan Perempuan Bidang Hukum | Lampungpro.co/Dok Kominfo

PANARAGAN (Lampungpro.co): Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Pemkab Tubaba) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), menggelar kegiatan pemberdayaan perempuan bidang hukum bersama Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa), Senin (3/8/2026).

Kepala Dinas PPPA Tubaba, Wita Hestriani mengatakan, Forum Puspa merupakan forum yang menghimpun berbagai unsur, mulai dari pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, perguruan tinggi, hingga individu yang memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan perempuan dan anak.

Kepengurusan Forum Puspa di Tubaba sendiri, telah beberapa kali mengalami pergantian, dan saat ini beranggotakan berbagai organisasi perempuan, seperti TP-PKK, Dharma Wanita Persatuan, Salimah, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Aisyiyah, Muslimat, serta unsur organisasi lainnya sebagai bentuk kolaborasi bersama Dinas PPPA.

Menurutnya, masih banyak organisasi yang belum mengetahui bahwa mereka merupakan bagian dari Forum Puspa. Karena itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarorganisasi dalam menjalankan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

"Forum Puspa menjadi wadah kolaborasi pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, perguruan tinggi, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap perempuan dan anak. Permasalahan perempuan dan anak, tidak dapat diselesaikan sendiri, sehingga diperlukan sinergi semua pihak," kata Wita.

Wita juga menekankan, upaya melindungi perempuan dan anak memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk kaum laki-laki, sehingga perlindungan terhadap perempuan dan anak dapat berjalan lebih optimal.

Sementara itu, Ketua I TP PKK Tubaba, Ana Nadirsyah menyebutkan, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman perempuan mengenai hak-hak mereka, pemberdayaan, serta perlindungan hukum.

"Perempuan harus memiliki kesempatan untuk berkembang, berkarya, dan memperoleh perlindungan yang sama tanpa adanya diskriminasi gender," kata Ana Nadirsyah.

Melalui Forum Puspa, perempuan didorong untuk berdaya dan memahami hak-haknya agar memperoleh perlindungan hukum, karena berdaya tidak hanya bekerja di luar rumah, tapi juga menjalankan peran penting dalam membangun keluarga yang kuat.

Ana juga mengingatkan pentingnya pola pengasuhan yang tepat dalam mendidik anak, sehingga orang tua perlu membedakan antara sikap tegas dalam membentuk karakter anak, dengan tindakan kasar yang dapat menimbulkan kekerasan verbal maupun fisik, dan berdampak pada kondisi psikologis anak.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Tubaba berharap kolaborasi seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan, memperluas pemahaman masyarakat terhadap perlindungan hukum, serta mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak. (***)

Editor : Febri Arianto
Reporter : Sayuti

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
ASN Disuruh Absen Pagi dan Sore. Lalu,...

Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...

10443


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved