LAMPUNG UTARA (Lampungpro.com): Pemerintah Kabupaten Lampung Utara kembali menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) sesuai target sebesar Rp89,1 miliar. Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Lampung Utara Asmidi Ismail, mengatakan berdasarkan keberhasilan pengumpulan PAD sejak 2014 terus mengalami peningkatan. "Dan untuk 2017, kami menargetkan PAD mencapai Rp89,1 miliar dan lebih besar dari 2016 lalu,"kata dia, di kantornya, Rabu (5/4/2017).
Menurut Asmidi, besaran PAD yang telah ditetapkan itu, di antaranya bersumber dari sebelas pajak dan retribusi yang mereka kelola. Serta, retribusi yang dikelola oleh instansi-instansi lainnya. Kesebelas pajak dan retribusi yang dikelola oleh BPPRD, yakni pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak mineral bukan logam dan batuan, dan retribusi parkir.
Kemudian, pajak air tanah, pajak sarang burung walet, pajak bumi dan bangunan perkotaan dan perdesaan, pajak perolehan hak atas tanah dan bangunan. "Memang ada pajak atau retribusi yang masih dikelola oleh instansi lain karena sumber daya manusia kami yang masih terbatas. Nanti, kalau SDM-nya sudah cukup, perlahan-lahan akan kami ambil alih," kata dia.
Di antara sebelas pajak dan retribusi yang dikelola itu, kata dia, pajak penerangan jalan menjadi yang paling terbesar penyumbang PAD dengan nilai Rp11 miliar. Selain pajak dan retribusi yang menjadi penyumbang PAD, Badan Usaha Milik Daerah seperti Lampura Niaga, Bank Syariah, dan Bank Lampung juga turut menjadi penyumbang PAD dengan total sekitar Rp6,5 miliar.
Asmidi juga menjelaskan perolehan PAD juga disumbangkan dari berbagai sumber lainnya seperti lelang aset. Misalnya, lelang kendaraan roda dua, kendaraan roda empat, rumah dinas, jasa giro kas daerah, tuntutan ganti rugi, denda keterlambatan pekerjaan dari rekanan. "Sekarang ini, kami juga masih berupaya menggali potensi-potensi PAD yang dapat dimaksimalkan agar PAD kita terus bertambah," kata dia.
Diketahui, PAD Lampung Utara sejak 2014 pencapaian sebesar Rp24,8 miliar dan terealisasi hampir 400 persen, yaitu sebesar Rp80,9 miliar. Setahun kemudian, pada 2015, PAD melebihi target awal Rp73,4 miliar dengan realisasi sebesar Rp94,7 miliar. Pada 2016 PAD kembali berhasil melampaui target, dengan realisasi mencapai Rp98 miliar dari target Rp85,9 miliar. (ABAH/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
17485
838
06-Apr-2025
476
06-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia