Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Terima Kunjungan Paguyuban Duta Besar RI, Gubernur Sampaikan Capaian dan Potensi Lampung
Lampungpro.co, 06-Oct-2022

Sandy 1831

Share

Dokumentasi Adpim Provinsi Lampung | Lampungpro.co/Ist

Padi sebesar 2,7 Juta Ton dan peringkat 6 Nasional, Singkong sebesar 5,9 juta ton dan peringkat 1 nasional, Lada sebesar 14,7 ribu ton dan peringkat 2 nasional, Nanas sebesar 662 ribu ton dan peringkat 1 nasional, Pisang sebesar 792 ribu ton dan peringkat 1 nasional, Jagung sebesar 2,6 juta ton dan peringkat 3 nasional, Tebu sebesar 732 ribu ton dan 2 nasional, Kopi sebesar 118 ribu ton dan peringkat 2 nasional. 

Beberapa program/kebijakan pembangunan Provinsi Lampung dalam rangka mendukung pencapaian target meliputi pembangunan daerah yakni Kebijakan Tata Kelola Penanganan Covid-19; dan  Kebijakan Pembangunan 

Kemudian pertanian dalam arti luas; yakni Mendorong pertumbuhan industri pengolahan dan UMKM;  Menjaga daya beli masyarakat;  Upaya Peningkatan Ekspor; dan Mendorong investasi guna kebangkitan ekonomi dan mengurangi pengangguran. 

Gubernur juga menyampaikan capaian realisasi Provinsi Lampung sampai dengan Triwulan II 2022 (Jan-Jun) sebesar Rp. 4,12 Trilyun, menempati peringkat 7 se-Sumatera dan peringkat 23 Nasional untuk PMA serta menempati peringkat 6 se-Sumatera dan peringkat 17 Nasional untuk PMDN. Capaian tersebut 37,88% dari target tahun 2022. 

Gubernur Arinal mengharapkan agar koordinasi dan sinergitas pada forum ini dapat mendukung peningkatan iklim investasi di Provinsi Lampung. Peluang/potensi investasi di Provinsi Lampung yakni Pengembangan Kawasan Industri, terdapat 4 KI yang masuk dalam RPJMN 2020-2024 (KI Tanggamus, KI Katibung, KI Way Pisang, dan KI Tegineneng).

Selanjutnya Kawasan Terpadu Pariwisata Bakauheni (Bakauheni Harbour City/BHC) yang telah ditetapkan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Permenko No. 7 Tahun 2021.

Kemudian Pengembangan Pariwisata, terdapat Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan Destinasi Pariwisata Daerah (DPD). Dan Potensi sektor pertanian meliputi Pengembangan kawasan pertanian hortikultura dan perkebunan melalui pengembangan kawasan perbenihan hortikultura, Pengembangan Komoditas Bawang Merah, Bawang Putih, Cabai Merah, dan Budidaya Porang, Intercropping Kopi dan Lada serta Peningkatan produksi komoditas unggulan perkebunan (kopi, lada, kakao, tebu, karet). 

1 2 3 4 5

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved