Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Tiga Menteri Terima Penghargaan Ganesha Praja Manggala Bakti Adiutama dari ITB
Lampungpro.co, 25-Aug-2017

Lukman Hakim 1746

Share

JAKARTA (Lampungpro.com): Tiga menteri era pemerintahan Presiden Joko Widodo berhasil mendapatkan penghargaan Ganesha Praja Manggala Bakti Adiutama dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk terima kasih atas jasa dan pengabdian yang luar biasa mereka bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Ketiga menteri itu adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. "Dengan ketulusan dan kerendahan hati, kami menerima penghargaan Ganesha Praja Manggala Bakti Adiutama ini. Selanjutnya, sebagai bentuk kebanggaan, tanggung jawab dan etika profesional yang tinggi, penghargaan yang terhormat ini akan menjadi suntikan motivasi bagi kami untuk terus berkarya, memberikan yang terbaik untuk bangsa," kata Menteri Basuki di hadapan segenap civitas akademi ITB dan undangan, di Aula Barat ITB, Bandung, Kamis (24/8/2017), kepada Korpri.id (grup Lampungpro.com)

Sebagai informasi, penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor ITB Prof. Kadarsah Suryadi dalam Sidang Terbuka ITB Peringatan 97 tahun Pendidikan Tinggi Teknik Indonesia (1920-2017). Pada kesempatan itu, Menteri Basuki juga menyampaikan orasi ilmiah dengan tema "Terobosan dalam Pembangunan Infrastruktur untuk Mengejar Ketertinggalan".

Sementara itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menilai, pemberian penghargaan Ganesa Prajamanggala Bakti Adiutama dari ITB itu merupakan sebuah kehormatan bagi dirinya. Terus terang, saya ketika diberi tahu oleh Bapak Rektor untuk menerima penghargaan ini, saya bertanya kepada diri saya sendiri apakah pantas untuk mendapatkan itu, dan sempat saya tolak karena saya tidak pantas mendapatkan itu? ungkap Pramono.

Pertanyaan itu disampaikan karena selama ini ia tidak terlalu banyak berinteraksi dengan dunia kampus, tapi lebih banyak pada dunia politik dan pemerintahan. Untuk itu, penghargaan ini menimbulkan banyak memori panjang bagi dirinya. Pramono bercerita, dahulu tahun 1985 saat dirinya masih menjadi mahasiswa ITB, aktif sebagai aktivis mahasiswa.

Dia pernah menjadi ketua himpunan, pernah menjadi ketua FKJ (ketua dewan mahasiswa pada masa itu), yang sering menimbulkan masalah bagi kampus. Sehingga, dirinya menganggap penghargaan ini sebagai penebus dosa atas kejadian di masa lalu.

Pak Hariadi pasti ingat, dulu saya nakal sekali di Kampus. Bahkan, beberapa kali plakat di kampus waktu mau ditandatangani pada saat itu, kami yang mencuri, dan tulisan-tulisan yang nakal-nakal di atas dinding dan sebagainya kami yang melakukan, kenang Pramono Anung.

Di akhir sambutannya, Pramono sekali lagi menyampaikan apresiasinya kepada ITB dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang mendorong dirinya untuk lulus kuliah pada saat itu. Jadi pak Hariadi, terima kasih, mungkin saat itu kalau saya enggak lulus pasti saya ditangkap pada waktu itu, kenang Pramono yang diikuti tawa dari para hadirin.

Selain menyerahkan Ganesha Praja Manggala Bakti Adiutama, ITB juga memberikan penghargaan 18 individu lainnya yang terbagi menjadi lima kategori. Yakni Ganesa Widya Jasa Adiutama, sebagai penghargaan tertinggi ITB yang diberikan kepada pihak-pihak yang telah menunjukan jasa dan atau prestasi yang menonjol dalam melaksanakan kegiatan pengembangan IPTEKS di tingkat internasional, nasional dan atau ITB.

Penghargaan berikutnya yakni Ganesa Wirya Jasa Adiutama. Penghargaan ini diberikan bagi pihak-pihak yang telah menunjukan jasa atau mempunyai prestasi dalam mendukung pengembangan institusi ITB.

Selanjutnya Ganesa Widya Jasa Utama, penghargaan bagi pihak-pihak yang telah menunjukan jasa atau prestasi dalam melaksanakan kegiatan pengembangan IPTEKS di tingkat internasional, nasional dan/atau ITB. Kemudian, Ganesa Wirya Jasa Utama, sebuah penghargaan bagi pihak-pihak yang telah menunjukan jasa atau mempunyai prestasi dalam mendukung pengembangan institusi ITB. (**/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16714


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved