Dalam proses pelatihan, model diberikan sejumlah besar data yang telah dianalisis sebelumnya, dengan tujuan agar model tersebut mampu mengenali karakteristik unik yang membedakan situs phishing dari situs web yang sah.
Proses pelatihan ini merupakan salah satu tahapan yang paling krusial, karena menentukan seberapa efektif model dalam mendeteksi ancaman phishing.
Tahap kedua dari penelitian ini melibatkan pengujian dan evaluasi model machine learning yang telah dikembangkan.
Pengujian dilakukan dengan menggunakan sejumlah besar data situs web, yang mencakup berbagai jenis situs dengan karakteristik berbeda.
Tujuan dari tahap ini adalah untuk menilai kemampuan model dalam mendeteksi ancaman phishing secara akurat.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa model ini memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dalam mengidentifikasi situs phishing, menjadikannya sebagai sumber daya yang sangat potensial untuk memperkuat pertahanan siber.
Penelitian ini dipimpin oleh Dani Rofianto, S.Mat, M.Kom, dengan dukungan dari tim dosen lainnya, yaitu Jaka Fitra, S.Kom., M.T.I, Khusnatul Amaliah, S.Kom., M.Kom, dan Fathurrahman K Ikhsan, S.Kom., M.T.I, serta dua orang mahasiswa dari Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak Politeknik Negeri Lampung.
Berikan Komentar
Sorak bahagia pecah di GSG Karya Bakti, tapi realisasi...
13153
Lampung Timur
533
Lampung Selatan
1152
Kominfo Lampung
1151
8176
28-Mar-2026
533
18-Mar-2026
1108
17-Mar-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia