Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Tol Lampung Buka: Pungli dan Premanisme Masih Dirasakan Supir Truk
Lampungpro.co, 19-Mar-2019

Amiruddin Sormin 5136

Share

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Aksi premanisme di Jalan Lintas Sumatera masih terjadi meski Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dibuka sejak 8 Maret 2019. Pasalnya, biang premanis dan pungutan liar (pungli) di Terbanggi masih dilalui kendaraan besar.

Penelusuran Lampungpro.com, Senin (18/3/2019), truk yang selama ini melintas di Jalan Lintas Sumatera sejak keluar dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, lebih memilih JTTS hingga keluar di Gerbang Tol Terbanggi Besar.  Sejumlah pengemudi truk mengatakan, belum selesainya ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang membuat kendaraan keluar di Gerbang Tol Terbanggi, Lampung Tengah.

Padahal, titik rawan pungli justri di pertigaan simpang Terbanggi Besar, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah. "Pungli masih terjadi, karena mereka butuh lapangan pekerjaan. Memang sejak jalan tol dibukan mengurangi kemaceta, tapi pungli masih terjadi," kata Hendra, Ketua Lampung Truck Community.

BACA JUGA: Sejak Tol Buka, Bus dan Truk Menghilang dari Jalan Bypass Bandar Lampung

Selain di Terbanggi, aksi pungli dan premanisme masih dirasakan supir di Menggala, Tulangbawang dan Mesuji. Dua titik di Jalan Lintas Timur Sumatera ini, kata Hendra, juga belum teratasi karena ruas Terbanggi-Pematang Panggang belum beroperasi. Dia berharap, walaupun belum selesai 100%, pengelola jalan tol bisa perlahan membuka tol fungsional agar satu-persatu titik pungli bisa dihindari.

Para pengendara kendaraan besar umumnya menyambut baik operasional JTTS. Namun mereka masih menunggu besaran tarif yang akan diberlakukan. "Kalau mulai bayar ya, lewat bawah lagi. Rugi besar lewat tol. Mahal pasti kayak tol Palembang," kata Yogi, pengemudi truk asal Lampung.

BACA SEBELUMNYA: Sejak Tol Buka: Dari Biang Macet, Bandarjaya Lampung Tengah Kini Sepi

Pendapat senada disampaikan supir truk, Elang Buana. "Soalnya lebih cepat dan lebih enakan jalannya. Tapi kalau udah ada tarifnya aganya kembali seperti semula," kata Elang. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Validasi Perbulan, Bukti Guru Masih Hidup

guru perlu terus membuktikan bahwa dirinya masih ada. Masih...

231


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved