Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

UIN Lampung Terima Mahasiswa Lebih, Rektor Mukri: Itu Hanya Dugaan
Lampungpro.co, 17-Aug-2018

Amiruddin Sormin 1222

Share

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Radin Inten II Lampung, Muhammad Mukri, mengatakan informasi yang menyebutkan menerima mahasiswa melebihi ketentuan, hanya dugaan. Menurut Mukri, mestinya patut disyukuri UIN bisa menginspirasi anak-anak minta lanjut kuliah.

"Lihat juga prestasi UIN yag menerima Sinta Award dari Kemenristekdikti sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbanyak yang submit karya ilmiah nomor tiga se-Indonesia. PTKIN terbaik se-Indonesia dalam hal pengelolaan keuangan, dan sebagai kampus terbaik dalam lingkungan," kata Mukri kepada Lampungpro, di Bandar Lampung, Jumat (17/8/2018).

Selain, menjadi PTKIN paling diminati calon mahasiswa se-Sumatera dan ranking empat nasional. "Pendaftar tahun ini sebagai calon mahasiswa di atas 35 ribu. UIN Radin Inten II menjadi PTKIN dengan journal ilmiyah terbanyak nomor tiga nasional," kata Mukri.

Dia menyampaikan Angka Partisipasi Kasar (APK) lulusan SLTA di Lampung masih rendah dan belum mencapai 25%. "Jadi, di Indonesia khususnya Lampung, problem dunia pendidikan bukan hanya kualitas tapi juga persoalan akses. Kalau ada 100 tamatan SLTA, yang lanjut ke perguruan tinggin belum mencapai 25 anak," kata Mukri.

SEBELUMNYA: Senator Andi Surya Sebut UIN Lampung Lampaui Batas Terima Mahasiswa

Sejumlah dosen perguruan tinggi negeri di Lampung mengakui gedung perkuliahan UIN memang memadai. Namun persoalan dosen perlu penanganan. Dosen muda yang baru masuk langsung disuruh mengajar mandiri tanpa ada pembinaan dari dosen senior ke yunior.

BACA JUGA: Andi Surya Laporkan PTN Lampung Terima Mahasiswa Tanpa Batas ke DPD RI

"Proses belajar mengajarnya kurang bagus. Manajemen pengelolaan proses belajar mengajarnya agak-agak ribet. Kalau tidak salah, dosen honorernya ada mungkin 850 orang se-UIN," kata seorang dosen yang minta tak dicantumkan identitasnya. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Menata Ulang Nasib Guru di Daerah: Menghapus...

Penyatuan status guru dalam satu sistem yang jelas, yakni...

645


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved