Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

UIN Raden Intan Lampung Tuan Rumah Halaqah Penguatan Kelembagaan Pendirian Direktorat Jenderal Pesantren
Lampungpro.co, 17-Nov-2025

Febri 70472

Share

UIN Raden Intan Lampung Tuan Rumah Halaqah | Lampungpro.co/Dok UIN

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, menjadi salah satu dari 14 UIN di Indonesia, yang dipercaya menjadi tuan rumah Halaqah Penguatan Kelembagaan Pendirian Direktorat Jenderal Pesantren.

Kegiatan ini, merupakan bagian dari rangkaian persiapan pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren, yang tengah digagas Kementerian Agama RI, sebagai upaya memperkuat tata kelola lembaga pesantren secara nasional.

Kasubdit Pendidikan Salafiyah dan Kajian Kitab Kuning, Dr. Hj. Yusi Damayanti, SE., Ak., M.M., hadir mewakili Direktur Jenderal Pendidikan Islam mengatakan, pihak mengapresiasi UIN Raden Intan Lampung, yang telah menjadi tuan rumah dan membantu menyukseskan penyelenggaraan halaqah.

"Alhamdulillah kegiatan penguatan kelembagaan untuk pendirian Direktorat Jenderal Pesantren ini sudah berjalan di berbagai UIN. Rangkaian halaqah akan ditutup pada 27 November 2025 di Jakarta," kata Yusi Damayanti.

Yusi menyebut, agenda nasional ini menjadi perhatian besar masyarakat Indonesia, bahkan dunia internasional, karena menyangkut masa depan lembaga pendidikan islam tertua di nusantara. "InsyAllah ini menjadi berkah bagi pesantren," sebut Yusu.

Sementara itu, Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D mengungkapkan, pihaknya berterima kasih kepada Dirjen Pendis, yang telah mempercayakan kampusnya untuk menjadi tuan rumah kegiatan, yang dinilai sebagai fase penting dalam sejarah kelembagaan pesantren.

Rektor menilai, kegiatan ini sebagai bentuk glorifikasi dan ungkapan tasyakur atas hadiah besar yang diberikan negara kepada dunia pesantren dengan dibentuknya Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama RI.

"Kehadiran kita saat ini merupakan salah satu tanggung jawab besar untuk merawat tradisi, memperkuat kelembagaan, dan memastikan keberlanjutan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan berkeadaban bagi generasi mendatang. Halaqah ini momentum bersejarah, tidak setiap generasi diberi kesempatan menyaksikan fase penting seperti ini," ungkap Prof. Wan Jamaluddin.

Rektor juga menegaskan, sebagian besar pimpinan UIN Raden Intan Lampung adalah alumni pesantren, mulai dari rektor, wakil rektor, dekan, hingga kepala biro. Hal ini, menurutnya, menjadi kekuatan tersendiri bagi kampus dalam menorehkan beragam prestasi.

"Maka wajar jika UIN Raden Intan Lampung menjadi kampus hijau, kampus lestari, dan kampus berkelanjutan. Semua itu didesain, dipikirkan, dan dijalankan oleh tangan-tangan santri yang kini menjadi guru besar, doktor, dan magister di kampus ini," tegas Prof. Wan Jamaluddin.

Hadir sebagai narasumber kegiatan ini KH. Shodiqul Amin, yang merupakan Rois Syuriah PWNU Lampung dan Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ishlah Simpang 5 Tulang Bawang. KH. Shodiqul Amin menyampaikan materi tentang "Transformasi Keilmuan Pesantren: Penguatan Kitab Kuning pada Direktorat Jenderal Pesantren."

Kemudian narasumber kedua yaitu KH. Ihya Ulumuddin, yang juga sebagai Wakil Rois Syuriah PWNU Lampung dan Pimpinan Pondok Pesantren Madarijul Ulum Bandar Lampung. KH. Ihya memaparkan materin bertema "Strategi Memperkuat Tri Fungsi Pesantren." Diskusi panel ini dimoderatori oleh Dr. Wahyu Iryana, M.Ag, akademisi UIN Raden Intan Lampung. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Siapa Mereka? PTK Khusus yang Tak Pernah...

Lingkaran media saja yang sehari-hari berkutat dengan informasi pemerintahan,...

914


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved