Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Universitas Malahayati Dorong Ekonomi Kreatif Ibu PKK Pesawahan melalui Sabun Disinfektan Pembersih Lantai Berbasis Ekoenzim
Lampungpro.co, 14-Aug-2026

Admin 266

Share

‎Tim pengabdian kepada masyarakat. Lampungpro.co

Bandar Lampung (Lampungpro.co): Dosen dan mahasiswa Universitas Malahayati dari Program Studi Manajemen, Farmasi, dan Kesehatan Masyarakat (Kesmas) S1 kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program pemberdayaan kelompok ibu PKK berbasis ekonomi kreatif dan pelestarian lingkungan.

‎Kegiatan yang dilaksanakan pada 26–28 Juni 2026 tersebut mengangkat tema “Pemberdayaan Kelompok Ibu PKK Melalui Ekonomi Kreatif: Sabun Disinfektan Pembersih Lantai Berbasis Ekoenzim di Kelurahan Pesawahan.”

‎Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat, ramah lingkungan, sekaligus memiliki nilai ekonomi.

‎Melalui sosialisasi dan pelatihan, para peserta diberikan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah organik, khususnya kulit buah, menjadi ekoenzim. Selanjutnya, ekoenzim tersebut dimanfaatkan sebagai salah satu bahan dasar pembuatan sabun disinfektan pembersih lantai.

‎Tim pengabdian kepada masyarakat terdiri dari Prof. Erna Listyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D. dari Program Studi Manajemen, apt. Ade Maria Ulfa, M.Kes. dari Program Studi Farmasi, serta Dina Dwi Nuryani, M.Kes. dari Program Studi Kesmas S1.

‎Kegiatan tersebut juga melibatkan mahasiswa Universitas Malahayati, yakni Excel Adipura Junaedi dan Fidiya Fijri Fahlupi dari Program Studi Manajemen angkatan 2024.

‎Ketua pelaksana kegiatan, Prof. Erna Listyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D., dalam sambutannya mengajak para ibu PKK tidak hanya memanfaatkan ekoenzim sebagai produk rumah tangga, tetapi juga mengembangkannya menjadi peluang usaha yang dapat dipasarkan melalui berbagai platform digital, seperti Shopee, Instagram, dan media sosial lainnya.

‎“Kami berharap produk berbasis ekoenzim ini tidak hanya bermanfaat untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi peluang usaha kreatif yang membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” ujarnya.

‎Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan pemasaran digital serta inovasi produk bagi ibu-ibu PKK Kelurahan Pesawahan.

‎Sementara itu, pelatihan dan pendampingan mengenai pemilahan, pencacahan sampah, serta pembuatan ekoenzim dilakukan oleh Dina Dwi Nuryani, M.Kes.

‎Dina memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga berbasis lingkungan serta pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menjelaskan ekoenzim, mulai dari pengertian, manfaat, hingga proses pembuatannya.

‎Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa ekoenzim merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik yang memiliki berbagai manfaat, salah satunya sebagai bahan alami untuk pembersih dan disinfektan yang lebih ramah lingkungan.

‎Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan pembuatan sabun disinfektan yang diberikan oleh apt. Ade Maria Ulfa, M.Kes. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan dengan inovasi pembuatan sabun disinfektan yang lebih efisien dan dapat dikembangkan sebagai produk rumah tangga bernilai ekonomi.

‎Pada sesi terakhir, peserta mengikuti praktik pembuatan ekoenzim menggunakan peralatan sederhana yang diperagakan langsung oleh mahasiswa Program Studi Farmasi angkatan 2023, Galih.

‎Demonstrasi tersebut dilakukan agar masyarakat dapat memahami setiap tahapan pembuatan ekoenzim dengan mudah dan mampu mempraktikkannya secara mandiri di rumah.

‎Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta, khususnya ibu-ibu PKK Kelurahan Pesawahan. Melalui program ini, masyarakat diharapkan semakin mandiri dalam mengelola sampah organik rumah tangga sekaligus mampu mengembangkan peluang ekonomi kreatif berbasis lingkungan secara berkelanjutan.

‎Universitas Malahayati juga menyampaikan terima kasih kepada DPPM Kemendiktisaintek atas kepercayaan dan dukungan pendanaan yang diberikan melalui Program PKM Tahun 2026 dengan Nomor Kontrak 205/C3/DT.05.00/PM/2026.

‎“Dukungan ini sangat berharga dalam mewujudkan berbagai inovasi sekaligus mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut. (KRS)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
ASN Disuruh Absen Pagi dan Sore. Lalu,...

Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...

15743


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved