Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Walhi: Tumpahan Minyak CPO PT LDC Cemari Pesisir Bandar Lampung
Lampungpro.co, 29-Jun-2018

Amiruddin Sormin 4103

Share

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Tumpahan minyak kelapa sawit crued palm oil (CPO) yang diduga berasal dari kebocoran pipa penampungan PT Louis Dreyfus Commodities (LDC) Indonesia mencemari pesisir Kota Bandar Lampung. Tumpahan CPO dari penampungan yang berlokasi di depan pelabuhan PT Pelindo II Cabang Panjang itu dikhawatirkan merusak lingkungan hidup.

"Ancaman kerusakan lingkungan hidup akibat tumpahan minyak CPO tersebut dikhawatirkan menyebabkan punahnya jenis ikan yang hidup di perairan dangkal dengan kedalaman 0-200 meter dan merusak terumbu karang yang ada di pesisir Kota Bandar Lampung dan biota laut lainnya," kata Manajer Advokasi dan Kampanye Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Lampung, Irfan Tri Musri, Kamis (28/6/2018).

Tumpahan minyak CPO tersebut, kata Irfan, berada pada lokasi yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari garis pantai Bandar Lampung. "Tumpahan minyak kelapa sawit tersebut mengandung biological oxigen demand (BOD) yang tinggi dan tentu sangat berbahaya bagi biota laut," kata Irfan.

Oleh karena itu, Walhi Lampung mendesak Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup segera melakukan pemeriksaan lapangan dan uji sampel terhadap kualitas air laut di pesisir Bandar lampung. Hal ini dilakukan agar nantinya Pemerintah Kota Bandar Lampung dapat menentukan sikap terkait tumpahan minyak kelapa sawit tersebut.

Walhi juga meminta agar pihak yang bertanggung jawab atas tumpahan minyak tersebut dapat segera melakukan penanganan. "Ini dapat dilakukan dengan menyedot minyak itu kembali ke drum dengan cara minyak yang tumpah harus dikepung dahulu denga npelampung agar tumpahan dan dampaknya tidak meluas," kata Irfan.

PT LDC merupakan pabrik biodiesel yang terletak di Jalan Soekarno Hatta Panjang, Bandar Lampung, yang beroperasi sejak 6 April 2016. Pabrik ini yang kelima milik LDC setelah Argentina, Amerika Selatan, Jerman. dan Amerika Serikat dan menjadi pabrik pertama di Asia dan Indonesia. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16426


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved