TULUNGAGUNG (Lampungpro.com): Ribuan ekor ulat bulu bermunculan dan menyerbu rumah-rumah di satu kampung di Desa Pulosari, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Hal itu menyebabkan warga penghuni kampung resah. "Serangan ulat bulu sudah terjadi selama tiga hari ini," kata Tumini, warga Dusun Salamrejo, Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, Rabu (15/3/2017).
Ia menuturkan, ulat bulu jenis kepala kuning terpantau memenuhi batang-batang dan daun pohon kenangan yang banyak tumbuh di sekitar rumah warga. Tidak hanya menempel pada batang pohon-pohon, sebagian tercecer jatuh ke tanah serta jalanan, ulat-ulat bulu itu juga merambat ke tembok-tembok pemukiman warga. "Mungkin ulat ini dari pohon kenanga itu. buktinya, daunnya habis dimakan ulat," kata dia.
Kendati tidak beracun yang bisa menyebabkan gatal-gatal pada kulit, Tumini dan warga lain mengaku cukup terganggu aktivitasnya. "Setiap hari ya begini, saya sapu terus yang jatuh dari atas atap. Bahkan saya mencoba memancing ulat itu dengan sebaskom pakan ayam," kata Nurmiyati, warga lain.
Dia mengatakan, keberadaan ulat bulu dalam volume banyak membuat sebagian warga yang terdampak tidak bisa beraktivitas normal. Menurut Nurmiyati maupun Tumini, saat ini ada warga yang mengungsi karena memiliki balita. "Ya terganggu pastinya. Meskipun tidak gatal tapi banyak warga yang jijik melihatnya, kata dia.
Sementara, untuk mengurangi populasi lalu pemerintah desa berinisiatif membantu memotong pohon kenanga yang diduga menjadi sumber atau asal-usul ulat. "Memang sebagian sudah ditebang yang sekiranya jadi rumah ulat. Namun, karena sampai saat ini masih cukup banyak," kata dia.
Sementara, Kabid Perkebunan Dinas Dinas Pertanian Tulungagung Sucjipto mengaku masih belum mendapatkan laporan atas wabah ulat bulu tersebut. Pihaknya akan mencoba menyelidiki lokasi. Jikapun, wabah itu parah akan berkoordinasi dengan pengendali organisme pengganggu tumbuhan (POPT). "Kami masih belum mendapatkan laporan. Mungkin nanti kami akan koordinasi dengan POPT yang membidanginya," kata dia. (*/ANT/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
15801
EKBIS
8373
Bandar Lampung
5762
Bandar Lampung
4111
Bandar Lampung
3971
224
03-Apr-2025
322
03-Apr-2025
342
03-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia