BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co):
Di tengah meningkatnya konflik Iran dan Israel, masyarakat diimbau mewaspadai penyebaran hoaks yang marak beredar di media sosial dan grup percakapan daring. Banyak kabar palsu sengaja disebarkan untuk membangun narasi propaganda atau menyulut kebencian.
Salah satu hoaks paling populer adalah penggunaan video lama, seperti ledakan di Beirut pada 2020, yang diklaim sebagai serangan Iran terhadap Israel. Selain itu, beredar pula informasi palsu bahwa drone Iran menyerang Gedung Putih, yang terbukti tidak pernah terjadi.
Narasi ekstrem lainnya menyebut tentara Israel memutilasi bayi Palestina, sebuah propaganda klasik tanpa dasar dan telah dibantah berbagai organisasi kemanusiaan internasional. Bahkan, kabar bahwa Iran akan menyerang Israel dengan nuklir pada tanggal tertentu juga berkali-kali terbukti tidak benar.
Hoaks juga muncul dari klaim bahwa Israel menyerang rumah sakit dan sekolah tanpa sebab, padahal lokasi tersebut kerap dituding digunakan untuk operasi militer kelompok bersenjata. Karena itu, masyarakat perlu lebih cermat, mengecek sumber, membandingkan berita, serta menghindari narasi bombastis yang tak terverifikasi. (***)
Editor : Amiruddin Sormin Laporan : Tim Redaksi
Berikan Komentar
Menghargai media berarti ikut menjaga ruang informasi publik agar...
1259
321
02-Feb-2026
330
02-Feb-2026
326
02-Feb-2026
439
02-Feb-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia