Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Yayasan AHM Antarkan Warga Kemalang Klaten Kembangkan Ekowisata Kalitalang dan Program Desa Sejahtera Astra
Lampungpro.co, 10-Aug-2026

Febri 237

Share

Peresmian Gerbang Ekowisata Kalitalang dilakukan oleh Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin (kanan) bersama Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D. (kiri kedua) yang didampingi oleh Bupati Klaten Hemanang Wajar Ismoyo, S.I.Kom. (kanan kedua) serta Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jateng Haerudin, SH., MH (kiri) di wilayah Desa Balerante, Kec. Kemalangan, Kab. Klaten, Jawa Tengah

KLATEN (Lampungpro.co): Yayasan Astra Honda Motor (AHM) siap mengantarkan masyarakat Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, untuk mengembangkan diri mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan program ekowisata, menyusul diresmikannya Gerbang Ekowisata Kalitalang, Balerante, Klaten.

Peresmian Gerbang Ekowisata Kalitalang ini, merupakan bagian komitmen Yayasan AHM dalam melanjutkan pengembangan desa yang telah dimulai sejak November 2025, melalui program KKN Tematik Satu Hati bersama Universitas Gajah Mada (UGM) dan pemerintah wilayah setempat.

Gerbang Ekowisata Kalitalang ini sendiri, akan menjadi identitas destinasi yang kini memiliki pelayanan wisata yang lebih baik, sehingga menambah daya tarik kawasan untuk dikunjungi wisatawan yang ingin menikmati panorama indahnya sisi tenggara Gunung Merapi. Mahasiswa UGM didampingi para dosen pembimbing, menemani masyarakat untuk naik level dalam pengelolaan Ekowisata di kawasan ini.

Desa Balerante sendiri, dihuni sekitar 2.000 jiwa memiliki potensi ekowisata yang khas, mulai dari bentang alam lereng Gunung Merapi hingga kekayaan budaya lokal. Potensi tersebut, menjadi modal utama mengembangkan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat yang bermanfaat untuk warga, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui KKN Tematik Satu Hati, Yayasan AHM mendukung implementasi inisiatif pengembangan desa oleh mahasiswa dan perguruan tinggi melalui penguatan ekowisata, peningkatan kapasitas UMKM, serta pengembangan ekonomi kreatif.

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D mengatakan, program ini diharapkan mampu menghadirkan manfaat ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat daya saing Desa Balerante, sebagai destinasi wisata berkelanjutan.

"Program KKN ini, para mahasiswa kami ditempatkan di Desa Balerante, yang merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, melalui pengabdian masyarakat," kata Prof. Ova Emilia.

Menurutnya, kolaborasi yang sudah dilakukan bersama Yayasan AHM dan seluruh stakeholder, perlu terus ditingkatkan serta dapat menjadi inspirasi di wilayah lain, dan berupaya membuat program sesuai dengan kebutuhan masyrakat serta menjembatani ide kreatif anak muda.

Sementara itu, Ketua Yayasan AHM, Ahmad Muhibbuddin mengungkapkan, pengembangan desa merupakan investasi jangka panjang untuk menghadirkan kesejahteraan, dan pengembangan kompetensi masyarakat yang berkelanjutan dan lebih mandiri.

"Karena itu, melanjutkan program KKN Tematik Satu Hati, Yayasan AHM akan mengembangkan program Desa Sejahtera Astra, dengan melakukan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan di bidang lingkungan, pendidikan dan ekonomi," kata Ahmad Muhibbuddin.

Menurutnya, membangun desa berarti membuka lebih banyak peluang agar setiap generasi dapat tumbuh dan berkarya di tanah kelahirannya. Melalui DSA Balerante, Yayasan AHM meyakini ketika potensi lokal diberdayakan, maka masyarakatnya akan terlibat aktif mewujudkan perubahan positif bagi kemajuan desanya.

Pengembangan DSA Balerante sendiri, diharapkan dapat memperkuat potensi lokal, meningkatkan kapasitas masyarakat, membangun kolaborasi lintas sektor, serta mendorong partisipasi aktif warga dalam mewujudkan ekosistem desa yang tangguh, produktif, dan berkelanjutan.

Program DSA Balerante ini, nantinya akan diwujudkan melalui berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, meliputi penguatan sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi.

Pendekatan tersebut, diharapkan mampu meningkatkan kemandirian masyarakat, mendorong lahirnya inovasi desa, serta menciptakan kualitas hidup yang lebih baik secara berkelanjutan. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved