LAMPUNG TIMUR (Lampungpro.com): Akses jalan sektor pertanian di Lampung Timur menjadi keluhan petani. Salah satunya jembatan yang menghubungkan Desa Sumurbandung dan Sumbermarga, Kecamatan Wayjepara, sudah tujuh tahun lebih dalam kondisi tidak baik.
Jembatan yang terbangun dari papan sepanjang tiga meter, menjadi kendala transpotasi petani dalam membawa hasil panen. Sehingga, petani harus berputar jalan dengan jarak tempuh lebih jauh untuk membawa hasil panennya, tentu biaya ekspedisi menambah.
Ketua RT 2, Dusun Sidorejo, Desa Sumurbandung, Marsio mengatakan masyarakat sudah jenuh mendengar janji dari pemerintah yang akan membangun jembatan itu. Apa lagi, kata Marsio, setiap menjelang pesta demokrasi banyak janji bertebaran persoalan perbaikan jembatan. Seperti pemilihan bupati kemarin, jembatan penghubung dua desa itu jadi bahan janji-janji politik saja, kata Marsio, Rabu (24/1/2018).
Sementara, Bambang (28), warga Desa Sumurbandung, mengatakan jika musim hujan air memenuhi jembatan dan menyusahkan masyarakat yang melintas jembatan tersebut. Kalaupun tidak musim hujan mobil tidak akan bisa melintas sehingga berputar arah. Sudah bertahun-tahun menunggu pemerintah untuk membangun jembatan tersebut, kata Bambang. (SUSANTO/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16594
EKBIS
9272
Lampung Selatan
5113
Bandar Lampung
4915
Bandar Lampung
4782
326
04-Apr-2025
398
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia