LAMPUNG TIMUR (Lampungpro.com): Wajar jika hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menjadi sasaran mudah bagi perburuan liar. Sebab, banyak celah yang dianggap aman masuk ke dalam hutan dilindungi tersebut, kata anggota LSM Wildlife Conservation Society (WCS) Sugio, saat dikonfirmasi Lampungpro.com, Selasa (13/2/2018).
Areal yang paling rawan dengan perburuan liar, kata dia, yaitu Seksi III Kualapenet karena berbatasan langsung dengan desa-desa penyangga dan perburuan bisa masuk melalui desa. Kemudian, Seksi I Way Kanan, yang merupakan areal yang berbatasan dengan laut. Sehingga, jika pemburu masuk Seksi 1 pasti melalui jalur laut. Dua titik itu perlu menjadi PR bagi pihak Balai TNWK, kata Sugio.
Menurut dia, persolan perburuan liar di hutan TNWK bukan persoalan baru. Bahkan, hingga hampir setiap tahun terjadi perburuan dan ironisnya belum pernah ada yang tertangkap, terutama pelaku perburuan gajah.
Untuk benar-benar menjadikan hutan TNWK aman dari prilaku perburuan, pihak balai harus bisa bekerja sama dengan kepolisian dan TNI. Mengapa butuh polisi dan TNI, karena hutan TNWK cukup luas tidak akan mungkin sanggup jika dikendalian oleh Polhut saja, kata Sugio.
Sementata itu, Kepala Balai TNWK Subakir enggan memberikan keterangan terkait kematian gajah liar yang diduga sebagai korban perburuan. Dia belum memberikan komentar terkait penemuan bangkai gajah betina di dalam hutan TNWK. (SUSANTO/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16535
EKBIS
9212
Lampung Selatan
5050
Bandar Lampung
4855
Bandar Lampung
4723
267
04-Apr-2025
335
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia