Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Maling Gondol Rp358 Juta Dana Desa Muarajaya Lampung Timur
Lampungpro.co, 21-Nov-2017

Lukman Hakim 3155

Share

LAMPUNG TIMUR (Lampungpro.com): Pembangunan di Desa Muarajaya, Kecamatan Sukadana yang mengunakan dana desa terancam terhambat. Sebab, dana desa sebesar Rp358 juta yang baru diambil dari bank digondol pencuri yang belum diketahui identitasnya.

Peristiwa itu bermula saat Kepala Desa Muarajaya, Suryatin, berama istrinya usai mengambil uang di salah satu bank. Saat itu, keduanya hendak menunaikan ibadah salat Zuhur di Masjid Al-Muminun, Desa Siraman, Kecamatan Pekalongan, Lampung Timur, Selasa (21/11/2017).

Saat itu, Suryatin memarkirkan mobil Toyota Inova di halaman masjid. Saat Solat Zuhur, saya mendengar bunyi alarm. Tapi saya tidak curiga. Saya berpikir hanya ada orang yang menyenggol mobil saya, kata dia.

Kepala Bagian Operasional (Kabagop) Polres Lampung Timur, Kompol Ujang Suprianto membenarkan Kepala Desa Muarajaya Suryatin menjadi korban pencurian dengan kerugian Rp358 juta. Tapi, anggota masih mendalami dengan melakukan olah TKP, kata Kompol Ujang Supriyanto.

Sebelumnya, warga menceritakan pasangan suami istri, yang sedang istirahat Salat Ashar di Masjid Almuminun, Desa Siraman, Kecamatan Pekalongan, Lampung Timur, menjadi korban pencurian dengan kerugian Rp360 juta, Selasa (21/11/2017). Karni, warga Desa Siraman mengatakan saat itu, kedua korban sedang salat Ashar.

Mereka memarkirkan mobil jenis Inova di halaman masjid. Tanpa curiga, suami istri yang belum diketahui identitasnya, meninggalkan mobilnya di halaman Masjid Almuminun. Sementara, korban baru mengambil uang di bank sebesar Rp360 juta. Ya, korban modusnya mecah kaca mobil, kata Karni.

Karmi mengaku setelah kejadian, korban menanyakan ke padanya terkait kantor polisi terdekat dan akan melaporkan peristiwa naas itu. Karmi memberi tahu arah Polsek Pekalongan. Saya kasih tahu polsek terdekat di Pekalongan kejadian nya juga masih masuk Polsek Pekalongan," ujar Karmi.

Karmi yang sedang berjualan di dekat Masjid Almuminun tersebut, tidak mengetahui nama korban, karena tidak sempat bertanya identitasnya. Kejadian pukul 15.30 WIB hari ini, saya tidak nanya identitad korban, orang korban cuma tanya mana Polsek Pekalongan dan cerita sedikit uang miliknya hilang sebanyak Rp360 juta, kata Karmi. (SUSANTO/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16834


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved