Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Depan Menhut, Komite Gabungan Pimpin Eksekusi Pembangunan Infrastruktur Mitigasi dan Penanganan Gajah di Way Kambas
Lampungpro.co, 22-Sep-2026

Febri 211

Share

Menteri Kehutanan Saat Kunjungi Way Kambas | Ist/Lampungpro.co

SUKADANA (Lampungpro.co): Pemerintah bersama pihak terkait, terus berupaya mengatasi interaksi negatif antara manusia dan satwa, yang terjadi di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur.

Melalui Komando Operasional Komite Gabungan, Brigjen TNI Sriyanto, mengawal penerapan standar teknis konstruksi yang presisi guna memastikan efektivitas pembatas fisik kawasan.

Brigjen TNI Sriyanto juga turut memimpin langsung eksekusi Pembangunan Infrastruktur Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatera di lapangan.

Selain itu, Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, dan delegasi Kedubes Norwegia juga turut mengunjungi Pusat Konservasi Gajah (PKG) Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur pada Minggu (20/9/2026).

Turut mendampingi, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Timur Ahmad Zainuddin.

Brigjen TNI Sriyanto mengatakan, ketatnya spesifikasi teknik yang diterapkan pada seluruh bangunan fisik di area perbatasan. Konstruksi pembatas dirancang memiliki tinggi minimal 2 meter di atas permukaan air saat kondisi pasang atau banjir.

"Ini juga memiliki kemiringan 60 derajat, agar gajah tidak dapat memanjat, serta dibangun menggunakan beton bertulang, yang mampu menahan beban gajah jantan hingga 5 ton," kata Brigjen TNI Sriyanto di depan Menteri Kehutanan RI.

Selain itu, fondasi bangunan diperkuat dengan pasangan batu (revetment/riprap) untuk menahan erosi akibat kecepatan arus sungai hingga 2 meter perdetik pada musim banjir, dengan didukung jaringan jalan tanggul, serta kondisi tanah yang kokoh.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Gabah Dilarang Keluar, Tapi Mengapa Masih Bisa...

Mengapa pembeli dari luar Lampung mampu menawarkan harga gabah...

10356


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved