Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Depan Menhut, Komite Gabungan Pimpin Eksekusi Pembangunan Infrastruktur Mitigasi dan Penanganan Gajah di Way Kambas
Lampungpro.co, 22-Sep-2026

Febri 255

Share

Menteri Kehutanan Saat Kunjungi Way Kambas | Ist/Lampungpro.co

Di bawah kepemimpinan eksekusi lapangan tersebut, Komite Gabungan menyelesaikan serangkaian pengerjaan fisik berskala besar, seperti pagar pembatas dari pipa baja sepanjang 19.600 meter, kanal dan tanggul berdinding beton pracetak sepanjang 23.335 meter, serta kanal dan tanggul biasa sepanjang 76.526 meter.

Pengamanan kawasan diperketat melalui pemasangan pagar H-Beam berlistrik sepanjang 18.420 meter, pagar H-Beam non-listrik sepanjang 22.930 meter, pagar sekat gajah jantan berlistrik sepanjang 19.165 meter, pagar sekat pipa baja gajah jantan sepanjang 22.159 meter, serta sekat pipa baja kawasan gajah betina sepanjang 8.755 meter.

Proyek tersebut, turut didukung pemasangan matras beton sepanjang 53.800 meter, perkerasan jalan tanggul sepanjang 21.553 meter, pembangunan 7 unit jembatan ARMCO, dan pembukaan jalan akses sepanjang 38.982 meter.

Brigjen TNI Sriyanto juga mengkoordinasikan pengerjaan fasilitas pendukung pengawasan, serta mobilisasi personel di lapangan. Infrastruktur pemantauan yang dibangun meliputi 15 unit pos pantau beton, 10 unit pos pantau modular dua lantai, empat unit pintu gerbang gading, empat unit viewing deck, menara pandang 43 meter, skywalk berukuran 797 m x 5 m x 7 m, serta canopy trail sepanjang 1.447 meter.

Lalu operasional pemantauan diperkuat dengan pengadaan 15 unit drone, empat unit kapal patroli, 30 unit sepeda motor trail 150cc, empat unit kendaraan double cabin 4x4, dan satu unit kendaraan roda empat.

Mobilisasi lapangan ini, melibatkan total 3.091 personel, yang terdiri atas 64 personel Kodam XXI Radin Inten, 12 personel Kementerian Kehutanan, 6 personel Pemprov Lampung, 14 personel Polda Lampung, 59 personel Balai TNWK, akademisi (11 Unila, 25 Itera, dan 12 Polinela), tujuh tenaga ahli, serta 2.881 personel dari elemen masyarakat dan instansi pendukung lainnya.

Aksi taktis Komite Gabungan di lapangan ini, berjalan selaras dengan payung kebijakan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Gabah Dilarang Keluar, Tapi Mengapa Masih Bisa...

Mengapa pembeli dari luar Lampung mampu menawarkan harga gabah...

10373


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved