Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Dorong Keberlanjutan Pesisir Lewat Program TJSL, PLN Lampung tanam 33 Ribu Bibit Mangrove di Pantai Pesawaran
Lampungpro.co, 23-Jan-2026

Febri 279

Share

Kolaborasi Pegawai PLN UID Lampung, Brigid 4 Marinir, dan masyarakat pesisir dalam Program TJSL penanaman 33.000 mangrove di Marines Eco Park Pesawaran sebagai komitmen bersama menjaga ekosistem pesisir dan mendukung keberlanjutan lingkungan | Lampungpro.co/Dok PLN

PADANG CERMIN (Lampungpro.co): PT PLN UID Lampung, terus mendorong keberlanjutan lingkungan pesisir melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), dengan melaksanakan penanaman 33.000 bibit mangrove di wilayah pesisir Pesawaran, Lampung.

Kegiatan ini, menjadi langkah konkret dalam menjaga ekosistem laut, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan. Kegiatan penanaman mangrove yang berlangsung di Marines Eco Park Pesawaran ini, berkolaborasi dengan pegawai PLN UID Lampung bersama personel Brigif 4 Marinir, serta masyarakat setempat yang turut berpartisipasi langsung dalam proses penanaman.

Sinergi lintas pemangku kepentingan ini, turut memperkuat upaya perlindungan wilayah pesisir dari ancaman abrasi, erosi, dan dampak perubahan iklim.

Dari unsur masyarakat, kegiatan ini dihadiri aparatur Kecamatan Padang Cermin, Pesawaran, serta tokoh masyarakat. Keterlibatan aktif masyarakat, menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan program pelestarian lingkungan.

Manajer Komunikasi PLN UID Lampung, Darma Saputra mengatakan, langkah tersebut merupakan investasi lingkungan jangka panjang, yang memberikan manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat pesisir.

"Penanaman mangrove tidak hanya bertujuan menjaga ekosistem laut, tapi juga memperkuat ketahanan pesisir dari abrasi dan banjir rob melalui kolaborasi bersama TNI, pegawai PLN, dan masyarakat," kata Darma Saputra, Jumat (23/1/2026).

Menurutnya, kegiatan penanaman mangrove ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 14 tentang ekosistem lautan, yang menekankan perlindungan dan pengelolaan wilayah pesisir dan laut secara berkelanjutan.

"Mangrove ini memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas ekosistem pesisir, melindungi habitat biota laut, serta menjadi penyangga alami dari degradasi lingkungan," ujar Darma Saputra.

Kegiatan yang juga diikuti aktif oleh Srikandi PLN UID Lampung ini, juga sebagai bukti penerapan prinsip environmental, social, dan governance (ESG).

Sejalan dengan visi transisi energi, mangrove dipndang sebagai root of energy for sustainability, yang menjadi akar penopang keseimbangan ekosistem. Melalui penanaman 33.000 mangrove ini, PLN UID Lampung berkomitmen menghadirkan energi yang andal, ramah lingkungan, dan berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Demokrasi Pindah Loket: Dari Bilik Suara ke...

Demokrasi tidak cukup hanya dipindahkan tempatnya. Ia harus diperbaiki...

404


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved