Kondisi tersebut mendorong tim PkM Polinela memperkenalkan Trichoderma sebagai salah satu alternatif pengendalian hayati.
Trichoderma merupakan kelompok jamur yang memiliki manfaat bagi tanaman. Mikroorganisme ini dapat membantu menekan perkembangan sejumlah patogen tanaman, sekaligus mendukung kesehatan lingkungan perakaran dan proses penguraian bahan organik.
Melalui kegiatan tersebut, anggota KWT Sekar Mawar tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai Trichoderma secara teori. Tim Polinela juga memberikan pemahaman mengenai cara pemanfaatan dan penerapannya agar teknologi tersebut dapat digunakan sesuai kebutuhan tanaman.
Pendekatan ini diharapkan membuat anggota KWT tidak sekadar mengetahui istilah Trichoderma, tetapi mampu memahami manfaat serta penerapannya dalam kegiatan budidaya.
Kegiatan PkM dilakukan secara partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung.
Peserta diajak memahami peran mikroorganisme menguntungkan dalam ekosistem tanah, fungsi Trichoderma dalam membantu menekan patogen, serta prinsip penggunaannya secara tepat.
Diskusi juga diarahkan pada persoalan yang selama ini dihadapi anggota KWT dalam kegiatan budidaya tanaman. Dengan demikian, teknologi yang diperkenalkan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Berikan Komentar
Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...
16458
Ekonomi
735
Kominfo Balam
963
414
15-Aug-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia