Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Gajah Sumatera di Way Kambas Lampung Dipersiapkan Hidup Tanpa Rantai, Tim Konservasi Thailand Turun Tangan
Lampungpro.co, 02-Oct-2026

Febri 289

Share

Gajah di Taman Nasional Way Kambas Lampung | Ist/Lampungpro.co

SUKADANA (Lampungpro.co): Pengelolaan gajah di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, mulai diarahkan pada pola perawatan yang memungkinkan satwa tersebut, bergerak lebih bebas tanpa rantai dan gancu.

Upaya tersebut, turut mendapat pendampingan langsung dari Tim Elephant Nature Park (ENP) di Chiang Mai, Thailand. Tim tersebut, datang untuk berbagi pengalaman mengenai pengelolaan gajah, dengan pendekatan yang lebih memperhatikan kesejahteraan satwa.

Founder and Director ENP Thailand, Saengduean "Lek" Chailert mengatakan, timnya datang berlima ke Way Kambas untuk membantu melatih gajah, agar dapat kembali hidup berkelompok dan secara bertahap dilepaskan dari rantai.

"Kami datang untuk melatih gajah agar menjadi kawanan, melepaskan gajah dari rantai dan membiarkan mereka menjadi keluarga lagi," kata Lek Chailert, Kamis (1/10/2026).

Menurutnya, kondisi pengelolaan gajah di Way Kambas masih berbeda dengan pola yang diterapkan di ENP. Di tempatnya, gajah telah dikelola dengan pola yang memungkinkan mereka bergerak bebas.

Lek Chailert juga menyoroti kondisi anak-anak gajah, yang menurut pengamatannya membutuhkan perhatian lebih terhadap asupan makanan dan nutrisi. Oleh karenanya, pendampingan tidak hanya menyasar gajah, tapi juga para mahout yang sehari-hari merawat dan menangani satwa tersebut.

Sebelum datang ke Way Kambas, sejumlah mahout dari Indonesia telah mengikuti pelatihan di proyek ENP di Thailand. Mereka sudah menerima pelatihan di proyek Thailand dan memahami konsep bagaimana merawat gajah.

Selain itu, ENP juga mengirimkan seorang manajer mahout untuk tinggal dan bekerja bersama tim di Way Kambas. Pendampingan tersebut, akan dilakukan sampai pengelolaan gajah dapat diarahkan menuju kondisi di mana satwa bisa bergerak lebih bebas.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Ketika Sekolah Jadi Mesin Setoran: Dana BOS,...

Seperti lilin. Memberi cahaya kepada orang lain, tetapi perlahan...

3729


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved