Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Gandeng Raja Inggris, Presiden Prabowo Prioritas Pulihkan Ekosistem Lingkungan di Way Kambas Lampung
Lampungpro.co, 23-Jan-2026

Febri 244

Share

Gajah di Taman Nasional Way Kambas Lampung | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur, menjadi salah satu prioritas dalam kerja sama lingkungan antara Indonesia dan Inggris.

Hal tersebut mengemuka, saat pertemuan antara Presiden RI, Prabowo Subianto, dengan Raja Inggris Charles, yang berlangsung di Lancaster House, London pada Rabu (21/1/2026) lalu.

Sekretaris Kabinet Merah Putih, Letnan Kolonel (Letkol) TNI, Teddy Indra Wijaya mengatakan, fokus utama pertemuan tersebut adalah komitmen bersama dalam pemulihan ekosistem dan pelestarian lingkungan hidup, yang berada di kawasan taman nasional Indonesia, salah satunya Way Kambas.

Menurutnya, Inggris melalui kepedulian Raja Charles terhadap isu lingkungan, menyatakan dukungannya untuk memperkuat program konservasi yang telah berjalan.

Dukungan Kerajaan Inggris sendiri, mencakup perbaikan ekosistem dan mendukung pemulihan 57 taman nasional di Indonesia, di mana Way Kambas Lampung menjadi prioritas.

"Intinya, ada kerja sama dan komitmen dari Inggris untuk membantu Indonesia dalam memperbaiki ekosistem, dan mendukung pemulihan 57 taman nasional di Indonesia," kata Letkol Teddy.

Dalam konteks tersebut, Taman Nasional Way Kambas mendapat perhatian khusus, sebagai kawasan yang dikenal sebagai pusat konservasi gajah Sumatera, yang disebut sebagai salah satu contoh kerja sama yang telah dan sedang berjalan. Dukungan internasional tersebut, diharapkan dapat memperkuat upaya perlindungan satwa kunci serta pemulihan habitat alaminya.

Selain Way Kambas, kerja sama konservasi juga mencakup kawasan Peusangan di Aceh, yang merupakan lahan milik Presiden Prabowo, yang telah diserahkan kepada negara untuk kepentingan pelestarian lingkungan. Total luasan lahan yang disiapkan mencapai sekitar 90 ribu hektare dan tersebar di beberapa lokasi.

Teddy menegaskan, pemanfaatan lahan tersebut tidak seluruhnya diperuntukkan bagi konservasi gajah. Penataan dan peruntukan kawasan, nantinya akan disesuaikan berdasarkan kajian World Wide Fund for Nature (WWF), termasuk pembagian untuk konservasi gajah maupun ekosistem lainnya.

Dengan penetapan Way Kambas sebagai prioritas, maka kerja sama Indonesia dan Inggris ini, diharapkan dapat menjadi pengungkit penting bagi penguatan konservasi nasional, sekaligus mempertegas posisi Indonesia dalam agenda global pelestarian lingkungan. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Demokrasi Pindah Loket: Dari Bilik Suara ke...

Demokrasi tidak cukup hanya dipindahkan tempatnya. Ia harus diperbaiki...

266


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved