Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Gubernur Lampung Minta Akses Jalan ke Teropong Bintang Dipercepat
Lampungpro.co, 05-Jan-2018

Lukman Hakim 1385

Share

Lampungpro.com, Portal berita Lampung, Portal Berita Online Lampung, Situs Berita Online Lampung, Berita Online Lampung Terdepan, Berita Online Lampung Terkini, Situs Berita Pembangunan Lampung, Situs Berita Pariwisata Lampung, Situs Berita Pendidikan Lampung, Portal Berita Politik Lampung, Portal Berita Nasional Lampung, Portal Berita Olahraga Lampung, Portal Berita Lampung Terkini, Berita Bisnis Lampung Terdepan, Berita Politik Lampung Terkini, Persiapan Asean Games, Berita Asian Games Terkini, Berita Malam Tahun Baru

BANDARLAMPUNG (Lampungpro.com): Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo meminta jajarannya untuk membuka akses jalan menuju observatorium astronomical teropong bintang di lokasi Taman Hutan Rakyat (Tahura) Wan Abdul Rachman Provinsi Lampung. Hal itu dilakukan untuk mempercepat dibangunnya observatorium tersebut demi mengembangkan pendidikan di Bumi Ruawa Jurai. "Melalui Tim Perencanaan PUPR kita upayakan jalan ke arah teropong bintang dibuka," ujar Ridho.

Jalan itu, kata dia, merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan infrastruktur penunjang pariwisata dan pendidikan. "Teropong bintang ini sangat erat kaitannya dengan pendidikan yang mencerdaskan bagi anak-anak kita. Maka menjadi penting untuk dikembangkan," kata Gubernur.

Guna mempercepat pembangunan, Jumat (5/1/2018), Tim Perencanaan Dinas PUPR Provinsi Lampung turun ke lokasi untuk meninjau langsung tempat pembangunan teropong bintang. Saat meninjau dan melakukan observasi di lokasi, tim juga meninjau hasil pembukaan jalan akses menuju lokasi teropong bintang dengan melakukan beberapa pengamatan teknis.

Zaili menjelaskan bahwa, saat ini, lokasi badan dan bahu jalan yang sudah dibuka yakni dari hutan disulap menjadi jalan. "Panjang jalan yang telah dibuka pada 2017 sepanjang 12,250 kilometer dengan lebar badan jalan sembilan meter yang rencananya lima meter untuk perkerasan jalan dan masing-masing dua meter untuk bahu jalan," ujarnya.

Dari hasil survei dan observasi yang dilakukan oleh Tim Perencanaan PUPR Provinsi Lampung, direncanakan untuk tahun anggaran 2018 ini dilakukan pengerasan jalan dengan memberi lapisan pondasi sebagai subpondasi dasar (Subbase) dengan LPB dan pondasi dasar (base) dengan LPA serta beberapa gorong-gorong/ Box culvert yang diperkiraan sebanyak 10 buah. Juga akan dibangun jembatan sebanyak tiga buah dengan nggunakan jembatan type gelagar beton (GTI) kelas B.

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Sepak Bola, Cara Hebat Pemimpin Menghibur Rakyat

Boleh saja menghujat kita dijajah Belanda selama 350 tahun....

220


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved