Berdasarkan data yang disampaikannya, jumlah kunjungan wisatawan nusantara meningkat dari sekitar 17 juta pada 2024 menjadi 27 juta pada 2025.
Namun, peningkatan jumlah wisatawan tersebut belum sebanding dengan lama tinggal wisatawan di Lampung.
"Rata-rata length of stay wisatawan di Lampung baru sekitar 1,3 hari. Ini termasuk yang rendah dibandingkan sejumlah daerah lain," ujarnya.
Mirza menilai kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Sebab, semakin lama wisatawan tinggal, semakin besar pula pengeluaran yang berputar di daerah.
Ia menyebut rata-rata pengeluaran wisatawan di Lampung masih sekitar Rp2 juta. Dengan meningkatkan lama tinggal, potensi ekonomi yang dihasilkan sektor pariwisata diyakini dapat meningkat signifikan.
"Strateginya bagaimana wisatawan yang datang tinggal lebih lama dan belanja lebih banyak. Dengan begitu, ekonominya ikut tumbuh," katanya.
Ia menilai wisatawan saat ini banyak datang ke Lampung karena tertarik dengan destinasi yang mereka lihat melalui media sosial seperti Instagram dan TikTok. Namun, sebagian wisatawan hanya datang ke satu lokasi, menikmati pemandangan, kemudian kembali.
Berikan Komentar
Polinela
1721
Lampung Timur
1997
234
05-Oct-2026
463
05-Oct-2026
573
05-Oct-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia