Jihan berharap, energi positif dari penghargaan tersebut dapat mendorong peningkatan kerja sama, dan melahirkan lebih banyak program pemberdayaan yang memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Lampung.
Bagi Pemprov Lampung, penguatan sinergi dengan Baznas menjadi salah satu langkah untuk mengoptimalkan potensi zakat, sebagai sumber daya sosial dan ekonomi umat.
Pengelolaan ZIS yang terarah, transparan, dan akuntabel, diharapkan mampu memperluas jangkauan penerima manfaat, sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Grand Baznas Awards sendiri, merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan Baznas RI untuk mengapresiasi kontribusi lembaga pengelola zakat, pemerintah daerah, kepala daerah, organisasi, mitra kerja, dan tokoh masyarakat, dalam pengembangan ekosistem zakat nasional.
Penghargaan yang kembali diraih Gubernur Lampung ini, menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Pemprov Lampung dalam membangun kolaborasi dengan Baznas, dan juga seluruh pemangku kepentingan.
Optimalisasi pengelolaan ZIS sendiri, diharapkan semakin mendorong pemberdayaan ekonomi, memperluas akses bantuan bagi kelompok rentan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dengan sinergi yang semakin kuat, zakat diharapkan menjadi salah satu instrumen strategis dalam mendukung terwujudnya masyarakat Lampung yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. (***)
Berikan Komentar
263
16-Oct-2026
285
16-Oct-2026
293
16-Oct-2026
825
15-Oct-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia