Lampung merupakan daerah penghasil utama komoditas pangan, hortikultura serta perkebunan seperti: Komoditas Ubi Kayu (Peringkat ke-1 Nasional); Padi (Peringkat ke-6 Nasional); Jagung; Pisang; Nanas; Tebu; Kopi; Lada; Kakao; karet dan sebagainya. Dari 33 agenda kerja gubernur Lampung untuk mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya, terdapat tujuh agenda kerja untuk sektor pertanian yakni kartu petani berjaya, beasiswa mahasiswa pertanian, mencegah dan memberantas peredaran pupuk palsu, revitalisasi lada, meningkatkan daya saing kopi, kakao dan komoditas unggulan lainnya, nelayan berjaya dan Lampung sebagai pusat inkubasi tanaman nusantara;
Guna mengoptimalkan potensi sumberdaya pertanian yang dimiliki maka beberapa prioritas rencana pembangunan pertanian antara lain pengembangan kawasan sentra usaha pangan dan hortikultura berbasis korporasi. Pengembangan kawasan peternakan berbasis korporasi; revitalisasi tambak kawasan sentra produksi udang; lembangunan budidaya ikan air tawar; dan Program Kartu Petani Berjaya (KPB).
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin menjelaskan bahwa kunjungan Komisi IV DPR RI ke Provinsi Lampung dalam rangka berdialog dan berdiskusi bersama terkait Kawasan konservasi, permasalahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), dan lainnya. "Dan berdasarkan pandangan kami, masih banyak lahan-lahan tidur di Provinsi Lampung yang bisa dimanfaatkan untuk peningkatan produksi padi, jagung, kedelai, dan lain-lain," jelas Sudin.
Sudin mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan dukungan kepada Provinsi Lampung sebagai penyangga pangan Nasional. Bukan hanya dari sisi pertanian, tetapi juga perkebunan, peternakan, perikanan, juga termasuk kehutanan.
"Tadi saya juga mengatakan jangan Pemerintah Pusat jangan memerintah Provinsi Lampung untuk menjaga hutan lindung, sementara uang operasionalnya tidak disiapkan. Saya juga meminta merevisi UU yang dapat membantu keuangan guna mengawasi hutan lindung," terangnya.
Untuk mendukung Lampung sebagai penyangga pangan Nasional, Sudin berharap agar semua pihak wajib bekerjasama dalam meningkatkan produksi pangan. Terkait PMK, Sudin mengungkapkan bahwa PMK di Lampung sisanya hanya sedikit, dan dirinya sudah meminta agar segera mengirimkan vaksin PMK.
"Pertama sudah dikirim vaksin 37 ribu dosis, dan hari ini sebanyak 50 ribu dosis vaksin. Sedangkan untuk dana PMK sudah ditandatangani sekitar 4,7 T, insyaallah minggu depan cair, berarti bisa untuk menambah vaksin lagi. Tidak hanya vaksin, tetapi juga obat-obatan, vitamin, dan disinfektan," ujar Sudin. (***)
Berikan Komentar
Lampung Selatan
2096
Kominfo Lampung
1119
Advetorial
2157
11542
28-Mar-2026
342
25-Mar-2026
2096
24-Mar-2026
1119
24-Mar-2026
2157
22-Mar-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia