LAMPUNG TIMUR (Lampungpro.com): Petani jagung Lampung Timur mengeluhkan turunnya harga jagung, menjelang panen. Sehingga, petani memilih menunda waktu panen untuk sementara. Salah satunya Eko (36), warga Desa Labuhanratu 1, Kecamatan Wayjepara, Lampung Timur.
Harga jagung yang sebelumnya 3.450 per kilogram, saat ini menjadi 3.350 atau turun Rp100 per kilogramnya. Memang hanya turunnya hanya Rp100, tapi kan dikali berapa ton dan modal tanam tidak sedikit,: kata Eko, kepada Lampungpro.com, Jumat (26/1/2018).
Harga 3.350 itu bila dijual di pabrik, namun jika tengkulak turun ke lokasi sawah harga jagung Rp2 ribu per kilogram. Karena, petani hanya menyiapkan jagung di pohon, sementara biaya panen tanggung jawab pembeli (tengkulak). Harapan kami tadinya bisa tembus 3.500 per kilogram, kenyataannya malah turun, kata dia.
Sedangkan Bambang mengatakan jagung miliknya sulit untuk dipasarkan karena kondisi jagungnya buruk. Hal itu bukan kareba perawatan tidak baik, tapi benih yang digunakan kurang baik. Benih jagung yang kami tanam berasal bantuan pemerintah. Bantuan benih dari pemerintah buruk kualitasnya, lebih baik beli sendiri, kata Bambang. (SUSANTO/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16424
EKBIS
9078
Bandar Lampung
6392
151
04-Apr-2025
222
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia