BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Keunggulan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berdasarkan survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dirilis, Senin (14/3/2022) menjadi landasan untuk konsolidasi partai. Salah satunya, dengan merekrut bakal calon anggota legislatif (caleg) lebih awal.
Menurut Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, keunggulan Prabowo di Lampung hanya dapat terjaga hingga Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 14 Februari 2024 dengan dukungan para caleg yang berpengaruh di tingkat grassroot.
"Keunggulan Prabowo ini harus dijaga dengan kehadiran para tokoh berbagai latar belakang. Salah satunya dengan membuka pendaftaran bakal caleg lebih awal agar Partai dapat melakukan pemetaan kekuatan," kata Rahmat Mirzani Djausal, Kamis (17/3/2022).
Pembukaan pendaftaran caleg ini, kata Mirza--sapaan akrabnya--seiring dengan konsolidasi Partai mengingat pendaftaran partai peserta Pemilu 2024 dijadwalkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Agustus 2022. "Artinya, tahapan Pemilu sudah dimulai tahun ini," kata Mirza.
Langkah lainnya, kata Mirza, memperkuat jaringan dan struktur partai sampai tingkat terbawah. Kemudian, seluruh kader Gerindra harus banyak hadir dan bermanfaat bagi penyelesaian berbagai masalah di tengah masyarakat.
"Anggota DPRD Gerindra, baik Provinsi dan Kabupaten harus lebh banyak hadir dan bermanfaat bagi masalah-masalah yang ada di tengah masyarakat," kata Mirza.
Pada survei LSI tersebut, Partai Gerinda menduduki urutan kedua di bawah PDIP. Terkait hasil survei itu, akademisi dari FISIP Universitas Lampung, Darmawan Purba, mengatakan dalam Pemilu terdapat psikologi pemilih yang dianggap akan memilih parpol pengusung presiden atau disebut coattail effect. Popularitas atau elektabilitas calon presiden dinilai dapat mendongkrak perolehan suara parpol pengusung calon presiden.
Namun, pada Pemilu 2019, coattail effect tidak sepenuhnya bekerja. Terkait hasil survei capres di Lampung menunjukkan bahwa elektabilitas tertinggi diraih Prabowo Subianto sebesar 26,1%. Sedangkan Prabowo Subianto sebagai Ketua Partai menunjukkan elektabilitas Partai Gerindra di angka 12,1% atau di urutan kedua setelah PDIP. Secara umum memang dalam arena Pemilihan Presiden cenderung berpusat pada figur kandidat capres, seperti yang tergambar bahwa Prabowo Subianto dinilai sebagai sosok yang tegas dan berwibawa, kata Darma sapaan akrabnya, Rabu (16/3/2022).
Data tersebut, kata dia, sebenarnya menggambarkan bahwa coattail effect yang menggambarkan keselarasan antara elektabilitas kandidat capres dengan partai pengusung. Terlebih Prabowo Subianto sebagai ketuanya tak sepenuhnya bekerja.
Namun demikian, untuk di Lampung hal ini lumrah, dengan menempati posisi kedua capaian elektabilitas Partai Gerindra terbilang sudah baik dan menggambarkan adanya coattail effect atau efek ekor jas, namun masih terbatas. Kondisi ini menimbang bahwa Lampung masuk lima besar provinsi sebagai basis pemilih PDIP berdasarkan hasil Pemilu 2014 dan Pemilu 2019.
Membaca dari hasil survei dan panorama pencalonan presiden tersebut, menunjukkan variabel calon wakil presiden sangat menentukan keterpilihan pasangan capres dan cawapres nantinya. Jika Prabowo Subianto dapat bermitra dengan kader PDIP akan memberi jalan yang lebih optimistis menuju 2024, kata Darmawan.
(***)
Editor: Amiruddin Sormin' Reportase: Amiruddin Sormin dan Sandy
.
Berikan Komentar
Bang Amiruddin Sormin namaya. Dari situlah, awal perkenalan kami,...
49453
Lampung Selatan
1010
215
02-Jan-2026
556
01-Jan-2026
782
01-Jan-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia