Panjang rentang HKH adalah 3.500 kilometer, dan dampak pemanasan bervariasi di beberapa titiknya. Beberapa gletser di Afghanistan dan Pakistan stabil, dan beberapa bahkan mendapatkan es, yang kemungkinan besar karena meningkatnya tutupan awan sehingga terlindung dari matahari dan mengubah arah angin pembawa salju.
"Tetapi kondisi tersebut akan tetap berpotensi mencair lebih cepat di masa depan, karena pemanasan global," kata Wester.
Gletser yang mencair akan meningkatkan aliran sungai antara tahun 2050 hingga 2060, katanya, mendorong risiko danau-danau di dataran tinggi yang meluap, dan berdampak pada komunitas di sekitarnya.
Namun mulai 2060-an, aliran sungai akan menurun. Sungai-sungai Indus dan Asia Tengah akan paling terpengaruh. "Daerah-daerah itu akan sangat terpukul," kata Wester. Aliran yang lebih rendah akan memotong daya dari hidrodam yang menghasilkan banyak listrik di wilayah tersebut.
Tetapi dampak paling serius akan terjadi pada petani di kaki bukit dan hilir. Mereka mengandalkan pasokan air yang dapat diprediksi untuk menumbuhkan tanaman, yang menjadi sumber pangan bagi masyarakat di balik pegunungan.
Tetapi perubahan pada pencairan mata air tampaknya telah menyebabkan aliran sungai pra-musim hujan turun tepat ketika petani menanam tanaman mereka.
Lebih buruk lagi, kata Wester, musim hujan juga menjadi lebih tidak menentu dan rentan terhadap hujan lebat. "Banjir dalam 100 tahun mulai terjadi setiap 50 tahun," katanya.
Berikan Komentar
Penyatuan status guru dalam satu sistem yang jelas, yakni...
2981
Bandar Lampung
467
467
21-Apr-2026
518
21-Apr-2026
545
21-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia