Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Kawanan Gajah Liar Rusak Kebun dan Rumah di Ngambur Pesisir Barat, Kerugian Capai Rp1 Miliar
Lampungpro.co, 02-Dec-2023

Amiruddin Sormin 5461

Share

Kawanan gajah liar merusak rumah dan perkebunan warga di Ngambur, Pesisir Barat. ANTARA

NGAMBUR (Lampungpro.co): Kawanan gajah liar memasuki pemukiman dan merukan rumah serta kebun warga di Pekon (Desa) Ulok Mukti, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, dalam dua hari terakhir. Peratin (Kepala Desa) Pekon Ulok Mukti, A Hibson, mengatakan, kawanan gajah liar itu diperkirakan berjumlah 18 ekor.

 

Kawanan ini merusak rumah, kebun sawit, kebun pisang, dan kebun pinang. Akibat perusakan yang dilakukan kawanan gajah liar ini, warga Pekon Ulok Mukti mengaku mengalami kerugian sekitar Rp1 miliar.

"Kerugian itu yang dialami warga itu hampir Rp1 miliar. Karena hampir seluruh perkebunan warga dan rumah semi permanen warga juga dirusak," ujar Hibson, seperti dikutip Suara.com (jaringan media Lampungpro.co), dari Antara, Sabtu (2/12/2023).

Menurut dia, kawanan gajah liar tersebut lama tidak terlihat oleh warga. Terakhir kata Hibson, kawanan gajah liar masuk ke pemukiman warga pada 1990 hingga 1992.

Namun kini, kata Hibson, tiba-tiba kawanan gajah liar ini muncul kembali dan merusak tanaman milik warga. Salah satu warga Pekon Ulok Mukti, Kecamatan Ngambur, Ruslan mengatakan, kawanan gajah itu mulai terlihat masuk pada 30 November 2023.

"Gajah mulai terlihat pada hari Kamis, sekitar pukul 20.00 WIB. Gajah-gajah ini mulai mendekati gubuk sekitar pukul 02.00 WIB baru mereka mulai merusak gubuk-gubuk kami," kata Ruslan.

Kawanan gajah liar tersebut diperkirakan sudah masuk ke dalam hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Namun kembali ke pemukiman dan merusak rumah warga.

"Waktu peristiwa itu kami mencoba menghalau saja supaya tidak ke sini lagi. Gajah itu penghuni TNBBS. Jadi kami halau supaya masuk lagi ke hutan. Saat ini kami masih berjaga-jaga," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) bersama Balai KSDA Bengkulu serta mitra (Repong Indonesia, YKWS, PILI, WCS dan YABI), berhasil melakukan pemasangan GPS Collar pada gajah liar yang ada di Lampung Barat dan sekitar TNBBS, guna memantau posisi satwa dilindungi tersebut. (***)

Editor

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16103


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved