PANARAGAN (Lampungpro.co): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba), mengapresiasi kontribusi PT PLN UID Lampung yang menyalurkan program budidaya ikan lele sistem bioflok kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Berkah Muda Mandiri di Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Tulangbawang Barat (Tubaba).
Wakil Bupati Tulangbawang Barat, Nadirsyah mengatakan, pihaknya mengapresiasi kontribusi PLN dalam mendukung pembangunan daerah, melalui program pemberdayaan masyarakat yang menyentuh langsung sektor perikanan.
"Atas nama Pemkab Tubaba, kami berterima kasih kepada PLN UID Lampung, atas kepeduliannya terhadap masyarakat kami, dengan menyalurkan bantuan ini," kata Nadirsyah.
Menurutnya, program ini tidak hanya membantu kelompok pembudidaya ikan, tapi juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, dan mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
"Dengan program ini, kami berharap kedepannya sinergi seperti ini terus berlanjut, dan memberikan manfaat yang semakin luas," ujar Nadirsyah
PT PLN (Persero) sendiri, terus memperkuat kontribusinya dalam mendorong ekonomi masyarakat, sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli.
Program ini merupakan implementasi konsep Creating Shared Value (CSV) PLN, yang mengintegrasikan pemanfaatan energi listrik melalui Electrifying Agriculture, dengan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Bantuan yang diberikan meliputi 10 kolam budidaya sistem bioflok, gudang penyimpanan pakan, benih ikan lele, serta persediaan pakan sebagai modal awal untuk meningkatkan kapasitas produksi dan produktivitas kelompok.
Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Lampung, Badai Marindro mengatakan, peran PLN tidak hanya menghadirkan pasokan listrik yang andal, tapi juga menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.
"PLN memiliki tanggung jawab yang lebih luas, dari sekadar menyediakan listrik. Melalui Program TJSL PLN Peduli, kami ingin menghadirkan manfaat yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional," kata Badai Marindro.
Bantuan yang diberikan berupa budidaya lele sistem bioflok berbasis konsep Electrifying Agriculture ini, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kelompok, dan menjawab tingginya kebutuhan pasar terhadap ikan lele di wilayah Daya Murni, Tubaba.
Keberhasilan program pemberdayaan ini, tidak hanya diukur dari tersalurkannya bantuan, tapi juga dari keberlanjutan manfaat yang dihasilkan.
Dengan teknologi bioflok, kelompok diharapkan mampu meningkatkan efisiensi budidaya, memperbesar hasil panen, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat ketahanan pangan di daerah. (***)
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...
9893
Polinela
849
Bandar Lampung
2104
Bandar Lampung
2088
Bandar Lampung
1819
194
03-Aug-2026
194
03-Aug-2026
281
03-Aug-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia