Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Kementrian Perindustrian Berusaha Dorong Keberadaan IKM
Lampungpro.co, 28-Feb-2017

Lukman Hakim 1451

Share

SIDOARJO (Lampungpro.com): Kementrian Perindustrian berusaha mendorong agar keberadaan industri kecil dan menengah (IKM) mampu tumbuh dan berkembang serta memenangkan pasar domestik dan ekspor. "Untuk itu, pelaku IKM perlu terus meningkatkan kualitas produk dan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Kami berencana akan pembentukan material center atau pusat penyedia bahan baku produk industri. Hal itu bertujuan  mempermudah IKM mendapatkan bahan baku dengan harga yang terjangkau, kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (27/2/2017).

Selain adanya material center, kata Airlangga, juga mempunyai program-program dalam meningkatkan daya saing itu. Semua untuk mempermudah IKM dalam mendapatkan akses bahan baku, kami menginisiasi terbentuknya material center yang diharapkan dapat menjadi jalan keluar bagi IKM yang selama ini menghadapi kendala berupa pengadaan bahan baku," kata dia.

Airlangga yang ditemui saat mengunjungi sentra IKM logam di wilayah Ngingas, Sidoarjo mengatakan pihaknya juga membuat berbagai program kegiatan yang menunjang. Seperti program restrukturisasi mesin dan peralatan IKM, yakni bisa mendapatkan potongan harga atas mesin dan peralatan produksi yang dibelinya.

Selain itu, Kemenperin juga memberikan bimbingan teknis serta fasilitasi sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang ditujukan bagi para SDM IKM. Untuk itu diperlukan langkah sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta keterlibatan pihak-pihak terkait dan masyarakat untuk terus menumbuh kembangkan industri dalam negeri," kata dia.

Sementara itu, Dirjen IKM Gati Wibawaningsih mengatakan jumlah produksi dan penjualan kendaraan yang makin meningkat secara nasional bisa menjadi potensi pasar bagi IKM logam, misalnya untuk produksi suku cadang, aksesoris, serta perlengkapan kendaraan lainnya. "Kebutuhan sektor otomotif yang besar tersebut menjadi peluang IKM menciptakan produk berkualitas dalam memenuhi kebutuhan pasar komponen otomotif baik untuk perusahaan manufaktur maupun purna jual," kata dia.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan kendaraan roda empat hingga bulan Agustus 2016 mencapai 691.042 unit. Sedangkan dari data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia, penjualan untuk sepeda motor di dalam negeri mengalami peningkatan sebesar 5,4 persen. Yaitu, dari 527.536 unit pada Agustus 2016 menjadi 555.820 unit pada September 2016.

Sementara, dalam kunjungannya itu, Airlangga turut menyaksikan penglepasan 80.000 unit komponen otomotif yang diproduksi PT Elang Jagad dan tiga IKM lainnya untuk dikirim ke PT Rachmat Perdana Adhimetal selaku tier satu PT. Astra Honda Motor, dengan total pemesanan komponen otomotif sebanyak 200.000 unit. (*/ANT/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17536


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved