Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Kena PHK Massal, Ratusan Buruh Duduki Kantor PTPN VII Kedaton Bandar Lampung
Lampungpro.co, 06-Feb-2020

Heflan Rekanza 5038

Share

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Ratusan karyawan dan buruh PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) VII Unit Usaha Bergen dan Unit Usaha Kedaton, Lampung Selatan menduduki Kantor Direksi PTPN VII Lampung yang berada di Jalan Teuku Umar, Kedaton, Bandar Lampung, Kamis (06/02/2020).

Aksi ini dilakukan lantaran mereka, memprotes kepada pihak Direksi Unit Usaha Bergen dan Unit Usaha Kedaton bersikap semena-mena terhadap para pekerja. Dimana dalam hal ini, pihak direksi melakukan pemutusan hubungan kontrak secara tidak langsung dari pekerja illah menjadi buruh borong.

Koordinator Aksi Ngadiran dalam orasinya mengatakan, para pekerja tidak terima dengan adanya pemutusan sepihak tersebut. Mereka meminta perpanjangan pekerja dan jangan digantung menjadi pemborong.

"Kami akan menuntut hak kami, sesuai-surat yang disampaikan pada pihak direksi.  Kami sudah ada yang mengandi 20 tahun lebih. Jadi kami tidak terima adanya pemutusan sepihak ini. Kami minta perpanjangan kontrak kerja yang ada," kata Ngadiran.

Jika perusahaan tidak segera memperpanjang kontrak, mereka rela dengan syarat pihak perusahaan memberikan surat pemutusan kerja secara langsung kepada mereka. Sebab mereka merasa tidak terbantu sebagai kuli di negeri sendiri dengan nasib yang sengsara.

"Jika ini tidak segera dilakukan oleh perusahaan, maka kami akan pergi ke pusat mengadu ke DPR RI. Sebab kami punya wakil rakyat disana. Kami juga minta pesangon pada karyawan dan buruh, yang sudah mengabdi selama 20 tahun lebih," tegas Ngadiran.

Selain itu, mereka juga menanyakan kejelasan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, yang seharusnya menjadi tanggung jawab perusahaan. Dalam hal BPJS, mereka (para buruh) selama ini gaji ran upah sudah dipotong untuk membayarkan BPJS Kesehatan.

"Kami minta kejelasan terkait BPJS Kesehatan. Selama ini kami sudah membayarkannya. Tapi saat kami berobat menggunakan kartu tersebut, ternyata kartu sudah mati. Dengan alasan, pihak perusahaan tidak membayarkannya ke pihak BPJS Kesehatan Lampung," jelas dia.

Pantauan Lampungpro.co, di halaman Kantor Direksi PTPN VII Lampung, para buruh meminta pihak direksi untuk menemui massa. Disisi lain, puluhan aparat kepolisian dan TNI turut mengamankan aksi tersebut. (FEBRI/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17351


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved