Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Ketika Ucapan Jadi Harga Diri Lelaki
Lampungpro.co, 25-Apr-2026

Admin 255

Share

Gambar Ilustrasi. LAMPUNGPRO.CO

Di suatu sore di Negeri Ababa, Mang One akhirnya bertemu dengan Pakde Ono di sebuah warung kopi sederhana di pinggir jalan kampung. Pertemuan itu bukan tanpa tujuan. Mang One datang membawa harapan ia ingin menawarkan kerja sama. Dengan usaha pembuatan papan pengumuman dan alat promosi yang ia miliki, Mang One yakin bisa membantu memperkenalkan usaha dan produk milik Pakde Ono agar lebih dikenal luas.

Percakapan mereka hangat. Pakde Ono tampak tertarik. Ia beberapa kali mengangguk, sesekali menepuk meja tanda sepakat.

“Kalau begitu kita jalan sama-sama, Mang,” kata Pakde Ono.
“Promosikan usaha saya. Nanti saya siapkan 70 khoy untuk biaya dan jasanya.”

Mang One tidak banyak berpikir panjang. Baginya, ucapan seorang laki-laki adalah pegangan. Walau tidak ada hitam di atas putih, ia percaya penuh.

Kesepakatan pun terjadi di sore itu.

Hari-hari berlalu. Mang One mulai bekerja. Ia menyiapkan desain, memotong papan, mengecat dengan rapi, dan memasang beberapa titik promosi. Ia jalankan semuanya dengan sungguh-sungguh, sesuai dengan apa yang telah disepakati.

Namun rupanya, bukan hanya Mang One yang datang menawarkan jasa. Dari kampung sebelah, ada juga yang membawa penawaran serupa kepada Pakde Ono.

Tibalah waktu pembayaran yang dijanjikan.

1 2 3 4 5

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Transportasi Massal Bandar Lampung: Masih Jadi Kebutuhan,...

Masih ada yang berdesakan di angkot yang jumlahnya makin...

1137


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved