Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Ketika Ucapan Jadi Harga Diri Lelaki
Lampungpro.co, 25-Apr-2026

Admin 22658

Share

Gambar Ilustrasi. LAMPUNGPRO.CO

Dua kali sudah ia menelan kecewa.

Awalnya ia mencoba memahami. “Mungkin Pakde Ono lagi bagi-bagi rezeki,” pikirnya. Tapi ketika kejadian yang sama terulang, Mang One mulai sadar ini bukan soal berbagi, ini soal kata yang tak lagi dijaga.

Malam itu, Mang One tidak langsung marah. Ia justru diam lebih lama dari biasanya. Dalam diam itu, ia menimbang sesuatu yang lebih besar dari sekadar 70 khoy atau 2 khoy.

Keesokan harinya, Mang One kembali mendatangi Pakde Ono. Tapi kali ini bukan dengan wajah berharap, melainkan dengan sikap tenang dan tegas.

“Pakde,” kata Mang One pelan, “dari awal saya pegang ucapan Pakde. Saya kerja bukan cuma pakai tangan, tapi juga pakai percaya.”

Pakde Ono hanya tersenyum kecil, seperti menganggap hal itu biasa saja.

Mang One melanjutkan,
“Kalau dari awal Pakde bilang mau berbagi dengan yang lain, saya bisa terima. Tapi yang berat itu bukan jumlahnya… yang berat itu ketika ucapan berubah tanpa kabar.”

1 2 3 4 5

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Kontroversi VS Kerja Nyata DPRD Kota Bandar...

Di tengah jalan rusak, banjir, dan berbagai keluhan warga,...

869


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved