Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Kuota BBM Subsidi di Lampung Dibatasi, Begini Respon DPRD Lampung
Lampungpro.co, 20-Feb-2026

Febri 1611

Share

Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung Yusnadi | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Kuota BBM bersubsidi di Lampung pada tahun 2026 mengalami penurunan. Berdasarkan data PT Pertamina (Persero), jatah Pertalite turun dari 784.883.000 liter menjadi 663.420.000 liter atau sekitar 11 persen. Sementara Biosolar ditetapkan sebesar 779.231.000 liter, berkurang sekitar 22,9 juta liter dibandingkan 2025.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung, Yusnadi mengatakan, pihaknya menilai pengurangan kuota tidak boleh hanya didasarkan pada angka konsumsi tahun sebelumnya.

"Pengurangan ini tidak boleh sampai merugikan masyarakat kecil, khususnya UMKM, nelayan, dan petani yang sangat bergantung pada BBM subsidi. Jangan sampai hak masyarakat justru terabaikan," kata Yusnadi dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).

Menurutnya, Lampung sebagai daerah agraris dan logistik membutuhkan pasokan BBM subsidi yang stabil untuk menunjang aktivitas sektor nyata, mulai dari operasional pompa air pertanian, hingga distribusi hasil panen dan transportasi harian.

"Kalau pertimbangannya cuma melihat angka penggunaan tahun 2025, itu lebih ke urusan data di atas kertas saja, belum tentu mencerminkan rasa keadilan. Harus jelas indikator penetapan kuota ini apa," ujar Yusnadi.

Yusnadi juga mengingatkan, pengalaman tahun sebelumnya, ketika antrean di sejumlah SPBU masih terjadi meski kuota belum dipangkas.

Oleh karenanya, jika saat ini kuotanya dikurangi tanpa langkah pencegahan yang jelas, maka beresiko kelangkaan makin terasa, sehingga pemerintah harus memastikan distribusi berjalan baik dan tidak menimbulkan kersahan di tengah masyarakat. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved