BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, PT Lampung Jasa Utama (LJU) dan PT Damai Lautan Nusantara (DLN) menandatangani kerja sama investasi kapal penyeberangan eksekutif yang bakal beropeasi di Dermaga Eksekutif Dua Pelabuhan Bakauheni dan Merak. Penandatanganan itu dilakukan Direktur Utama PT LJU Arie Sarjono Indris dan Damanik mewakili PT DLN.
"Kerja sama ini sebagai wujud peran BUMD sebagai bagian dari Pemerintah Provinsi Lampung dalam rangka ikut berperan aktif mengembangkan usaha di bidang penyeberangan dan kepelabuhanan," kata Arie Sarjono Idris, usai penandatanganan kerja sama di Hotel Grand Mercure Bandar Lampung, Kamis (21/12/2023) malam.
Pemandangan disaksikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Kepala Dinas Perhubungan Lampung Bambang Sumbogo, Direktur PT Lampung Trans Utama Husni Thamrin, dan jajaran manajemen PT DLN.
Dia mengatakan Lampung merupakan salah satu provinsi sekaligus gerbang Pulau Sumatera dan Jawa yang memiliki salah satu pelabuhan penyeberangan tersibuk di Asia yaitu Pelabuhan Bakauhueni. Berkembangnya layanan penyeberangan eksekutif baik kapal motor penyeberangan dan dermaga tentu menjadi pilihan yang membutuhkan kenyamanan dan kecepatan.
PT DLN merupakan mitra strategis yang memilikiki pengalaman bidang angkutan penyeberangan dan pengembangan kepelabuhanan. Penandatangan kerja sama ini bertujuan untuk investasi kpal penyeberangan eksekutif.
"PT LJU selaku BUMD mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan RI. Nantinya ini akan ditindakanjuti dengan pemesanan kapal dan persiapan operasional yang direncanakan pada 2024," kata Arie Sarjono.
Di sisi lain, Gubernur Arinal Djunaidi mengatakan bisnis kapal penyeberangan eksekutif ini mudah-mudahan menjadi tonggak awal untuk Pemprov Lampung melalui BUMD bergerak di bisnis angkutan penyeberangan. Hal ini seiring diserahkannya pelabuhan pengumpan regional di Lampung yaitu Mesuji, Menggala (Tulang Bawang), Labuhan Maringgai (Lampung Timur), Sebalang (Lampung Selatan), dan Telukbetung (Bandar Lampung). "Sehingga nantinya kita juga bisa berkiprah di bisnis pengelolaan pelabuhan atau badan usaha pelabuhan," kata Arinal Djunaidi.
Kepada PT Lampung Jasa Utama, Gubernur berharap bisa menjalakan pengelolaan kapal eksekutif ini secara profesional. "Belajar bisnis dengan tekun agar nanti bisa mengembangkan sendiri usaha di bidang angkutan penyeberangan, khususnya di Lampung, karena di Lampung banyak potensi sumber logistik yang bisa diperdagangkan hasil buminya ke provinsi lain, baik tol laut, long distance ferry (LDF) maupun penyeberangan biasa," ujar Gubernur Lampung. (***)
Editor Amiruddin Sormin
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16057
EKBIS
8660
Bandar Lampung
6023
273
03-Apr-2025
315
03-Apr-2025
432
03-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia