Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Lewat Safari Ramadan 2026, Pemprov Lampung Dengarkan Aspirasi dan Bantu Masyarakat
Lampungpro.co, 24-Feb-2026

Febri 294

Share

Pemprov Lampung Saat Safari Ramadan | Lampungpro.co/Dok Kominfo

GUNUNG SUGIH (Lampungpro.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi bersama masyarakat di Masjid At-Taqwa, Kampung Onoharjo, Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Senin (23/2/2026).

Kegiatan tersebut, dipimpin langsung Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dengan didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri.

Turut hadir, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan, Ketua TP. PKK Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur menyerahkan bantuan dana hibah untuk masjid, santunan kepada anak yatim piatu, serta Al-Quran bagi masyarakat. Bantuan itu, merupakan bagian dari program penguatan keagamaan dan sosial yang digulirkan Pemprov Lampung selama Ramadan.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, Safari Ramadan menjadi ruang silaturahmi, sekaligus sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sangat penting, untuk memastikan setiap program berjalan tepat sasaran.

"Safari Ramadan ini ruang bagi pemerintah untuk bertemu langsung, mendengar, dan memastikan apa yang dikerjakan benar-benar dirasakan manfaatnya," kata Rahmat Mirzani Djausal.

Gubernur menegaskan, posisi strategis Lampung Tengah sebagai lumbung pangan provinsi, sebagai kabupaten yang dikenal dengan sentra produksi padi, jagung, singkong, peternakan sapi, kambing, serta komoditas hortikultura.

Selain sektor pertanian, Gubernur Lampung juga menyoroti peningkatan harga komoditas seperti padi, jagung, dan singkong, yang dinilai membantu mendorong perbaikan ekonomi petani. Kebijakan penyesuaian harga tersebut, disebut berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat pedesaan.

Di bidang infrastruktur, Pemprov Lampung mengalokasikan anggaran sekitar Rp300 miliar untuk perbaikan jalan provinsi di Lampung Tengah pada tahun 2026. Anggaran itu meningkat signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata berkisar Rp50–60 miliar.

Sejumlah ruas prioritas yang diperbaiki antara lain Bandar Jaya–Mandala, Punggur, Seputih Surabaya–Sadewa, Metro–Kota Gajah, hingga Padang Ratu–Kalirejo–Bangunrejo. Pemerintah menargetkan sekitar 95–98 persen jalan provinsi di Lampung Tengah dalam kondisi mantap pada tahun ini.

Perbaikan jalan tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah, tapi juga memangkas biaya distribusi hasil pertanian dan memperlancar mobilitas masyarakat, yang dampaknya diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal dan menarik investasi.

Di sektor pembangunan desa, Pemprov Lampung menargetkan peningkatan jumlah Desa Mandiri di Lampung Tengah dari 561 menjadi 591 desa pada tahun 2026. Program tersebut, diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi, tata kelola pemerintahan desa, serta pelayanan dasar bagi masyarakat.

Pemerintah juga memperkuat penanganan stunting melalui penyediaan paket gizi tambahan bagi balita berisiko. Selain itu, layanan cek kesehatan gratis ditargetkan menjangkau 30 persen penduduk di 15 kabupaten/kota se-Lampung.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut menjadi perhatian. Gubernur menyebut program tersebut telah berjalan dan memberi manfaat bagi sekitar 2,7 juta anak setiap hari di Lampung.

Dalam aspek keagamaan, Pemprov Lampung menyalurkan bantuan ke ratusan masjid, musala, TPA, dan rumah ibadah di 15 kabupaten/kota. Pemerintah juga memberikan insentif kepada guru ngaji, ustaz, pendeta, dan penjaga rumah ibadah sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

Sementara itu, Plt Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri menyambut baik perhatian Pemprov Lampung terhadap pembangunan di daerahnya. Ia menyebut, alokasi anggaran perbaikan jalan provinsi tahun ini sebagai yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved