Dalam pelaksanaannya, tim Unila memperkenalkan dua jenis agen hayati yang dinilai berpotensi mendukung pengelolaan vegetasi sumber pakan, yakni Mikroorganisme Lokal (MOL) berbahan urine sapi dan Trichoderma.
MOL urine sapi dipilih karena bahan bakunya relatif mudah diperoleh di lingkungan masyarakat Kampung Sido Mulyo.
Sejumlah warga diketahui memelihara sapi secara konvensional. Sementara itu, urine sapi yang dihasilkan selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Melalui pengolahan menjadi MOL, limbah tersebut dapat dimanfaatkan kembali sehingga memiliki nilai tambah dan berpotensi menjadi salah satu input biologis dalam pengelolaan tanaman.
Edukasi yang diberikan kepada masyarakat mencakup pengenalan mengenai konsep dan manfaat MOL urine sapi, tahapan pembuatannya, hingga prinsip penggunaan pada tanaman.
Selain MOL, tim PkM Unila juga memperkenalkan Trichoderma sebagai agen hayati yang berpotensi mendukung kesehatan tanah dan area perakaran tanaman.

Berikan Komentar
Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...
20342
Kominfo Lampung
1094
Pendidikan
1126
Lampung Tengah
984
Bandar Lampung
1222
Bandar Lampung
1345
238
23-Aug-2026
284
23-Aug-2026
413
23-Aug-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia