Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Mobil Terperosok Median Jalan, Polsek Natar Imbau
Lampungpro.co, 08-Oct-2019

Erzal Syahreza 574

Share

LAMPUNG SELATAN (Lampungpro.co):
Kepolisian Sektor (Polsek) Natar Kabupaten Lampung Selatan, memberikan himbauan kepada masyarakat pengguna jalan raya yang melintasi di sepanjang Jalan Bye Pass Soekarno Hatta. Tepatnya mulai dari Hajimena Natar hingga perbatasan jembatan Tegineneng untuk berhati-hati saat melintas, terlebih saat di malam hari.

Selain minimnya lampu penerangan yang ada di sepanjang jalan tersebut, salah satu jalan yang menjadi penghubung Sumatera ini juga banyak jalan berlubang dan di bahu jalan banyak timbunan bekas galian pipa yang dirasa sering amblas saat dilintasi mobil berat. Sehingga sering terjadi kecelakaan dan kendaraan terperosok karena amblas.

"Disepanjang jalan ini juga median jalannya tidak ada cat yang menjadi tanda rambu lalu lintas. Jadi saat malam hari warnanya tidak kelihatan. Kepada para pengendara yang belum paham medan Jalan Natar dihimbau untuk berhati-hati. Bagi yang sudah paham, juga dihimbau untuk tidak membawa mobil dengan kecepatan tinggi," kata Kapolsek Natar AKP Hendry Wibowo, Selasa (8/10/2019) sore.

Hendry juga menghimbau kepada para pengendara mobil besar untuk berhati-hati dalam memilih bahu jalan untuk beristirahat maupun lainnya. Sebab, disepanjang jalan ini terdapat banyak lubang bekas galian pipa yang amblas saat dilintasi kendaraan.

"Kami terus mendorong pemerintah Provinsi Lampung maupun kabupaten setempat agar segera memperbaiki median jalan dan juga lampu penerangan di sepanjang jalan ini. Terlebih kepada pihak proyek untuk menimbun keras bekas galian pipa ini agar tidak ada kendaraan yang terperosok," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, bekas galian pipa di Hajimena hingga Bandara Branti banyak yang amblas sehingga banyak kendaraan yang teperosok ke dalam lubang galian. Selain itu, di jalan ini juga sering terjadi kecelakaan. Terbaru, sebuah truk fuso nangkring di atas median jalan akibat supir mengantuk dan tidak adanya rambu lalu lintas berupa cat median jalan. (FEBRI/PRO3) 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Tepuk Tangan, Air Mata, dan Guru PPPK...

Sorak bahagia pecah di GSG Karya Bakti, tapi realisasi...

18971


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved