BAKAUHENI (Lampungpro.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengapresiasi atas kinerja kepolisian, Kementerian Perhubungan, serta seluruh stakeholder dalam pengelolaan arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, yang berlangsung aman, lancar, dan terkendali di wilayah Lampung sebagai pintu gerbang utama Pulau Sumatera.
Berdasarkan evaluasi nasional yang disampaikan Kapolri, puncak arus balik Lebaran Idulfiri 2026 telah terlewati dengan baik. Tercatat ada 2.946.891 kendaraan keluar dari wilayah Jakarta, meningkat 20,49 persen dibandingkan kondisi normal dan naik 1,82 persen dibandingkan Lebaran 2025.
Sementara untuk kendaraan yang telah kembali masuk Jakarta, telah mencapai 2.561.629 unit, dan hanya menyisakan sekitar 13,7 persen kendaraan yang masih dalam perjalanan arus balik.
Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, capaian tersebut menunjukkan efektivitas strategi pengamanan, rekayasa lalu lintas, serta kesiapan personel di lapangan.
"Secara umum puncak arus balik sudah terlewati dengan baik. Tinggal sebagian kecil yang masih bergerak, dan kami berharap seluruh masyarakat dapat kembali dengan selamat," kata Kapolri saat meninjau perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pada arus balik Hari Raya Idulfitri di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Sabtu (28/3/2026).
Dari sisi moda transportasi, terjadi peningkatan signifikan, di mana penumpang kereta api mencapai 3.047.676 orang atau naik 7,84 persen, moda udara meningkat 6,27 persen dengan sekitar 4,12 juta penumpang, transportasi darat naik 13,3 persen, dan moda lainnya meningkat 13,89 persen.
Capaian penting lainnya, menunjukkan penurunan angka kecelakaan lalu lintas nasional sebesar 7,8 persen, disertai penurunan fatalitas korban meninggal dunia dari 377 jiwa menjadi 265 jiwa.
Khusus di wilayah Lampung, data Ditlantas Polda Lampung periode 13-25 Maret 2026 menunjukkan angka kecelakaan lalu lintas turun 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Selain itu, pengamanan arus mudik dan balik di Lampung berjalan kondusif tanpa gangguan kriminalitas menonjol seperti pembegalan.
Sementara itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif, kepemimpinan yang kuat, serta perbaikan sistem yang dilakukan secara konsisten setiap tahun, terutama dalam rekayasa lalu lintas, manajemen pelabuhan, dan penguatan koordinasi lapangan.
"Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, kepolisian, dan masyarakat menjadi kunci utama. Dari kelancaran mudik dan balik ini, semua belajar membangun disiplin kolektif, rasa aman, dan saling percaya, sebagai pondasi peradaban yang baik menuju Indonesia emas," tegas Rahmat Mirzani Djausal.
Pelabuhan Bakauheni sebagai simpul vital pergerakan nasional menunjukkan kinerja optimal, didukung sistem tiket, pengaturan antrean, serta rekayasa lalu lintas yang semakin matang.
Pemprov Lampung pun memastikan sinergi lintas sektor akan terus diperkuat, guna meningkatkan kualitas pelayanan transportasi, dan juga keselamatan masyarakat ke depan.
Keberhasilan pengelolaan arus mudik dan balik Lebaran Idulfiri 2026 turut menegaskan dengan perencanaan matang, kepemimpinan yang tegas, dan partisipasi masyarakat, maka mobilitas nasional berskala besar dapat dikelola secara aman, tertib, dan beradab. (***)
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
Lampung Selatan
6111
Kominfo Lampung
2337
Humaniora
2487
Lampung Selatan
4425
571
29-Mar-2026
201
29-Mar-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia