Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Opini : Dosen Wajib Miliki Filosofi Mengajar untuk Ciptakan Kenyamanan
Lampungpro.co, 03-Feb-2023

Sandy 6650

Share

Dosen Prodi Teknologi Pangan Polinela, Dwi Eva Nirmagustina, Ph.D. (dua kiri) | Lampungpro.co/Ist

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Dosen merupakan pendidik yang memberikan pengajaran untuk menghasilkan manusia cerdas dan berkepribadian luhur. Dalam mendidik banyak pendekatan yang dapat dilakukan oleh seorang dosen.

Menurut, Dosen Program Studi (Prodi) Teknologi Pangan Politeknik Negeri Lampung (Polinela), Dwi Eva Nirmagustina, Ph.D. mengatakan Filosofi Mengajar diperlukan oleh setiap dosen. Karena beberapa faktor, diantaranya adalah pendidik melakukan pengajaran dengan sengaja, pendidik perlu untuk dapat menjelaskan bagaimana cara mereka mengajar, pendidik perlu merenungkan bagaimana cara mereka mengajar, pendidik perlu meningkatkan kemampuan mengajar setiap semester. Dan pendidik sesekali perlu melakukan pengamatan terhadap peserta didik, ucap Dwi.

Dwi menjelaskan, Filosofi pengajaran adalah pernyataan pribadi yang ringkas, dapat diterapkan, dan relevan yang menjelaskan pandangan tentang pendidikan, prinsip perencanaan pelajaran, metode pengelolaan kelas, dan pembuatan diagnostik dan penilaian. Filosofi pengajaran memberi pendidik penjelasan yang jelas tentang keyakinan, etika, dan prinsip pengajaran yang unik.

Mari mulai membingkai Filosofi Mengajar dengan melihat kata-kata yang mencerminkan Filosofi Mengajar anda. Engagement (keterikatan), Curiosity (rasa ingin tahu), Accountability (akuntabilitas), Precision (presisi), Independence (kemerdekaan), Discipline (disiplin), ujar Dwi.

Responsibility (tanggung jawab), Fear (takut), Respect (menghormati), Caring (kepedulian), Achievement (pencapaian), Accessibility (aksessibilitas), Confidence (kepercayaan diri), Freedom (kebebasan),  Comfort (kenyamanan), Organization (organisasi), Maternalism (maternalisme). Compassion (kasih sayang), Openness (keterbukaan),  Acceptance (penerimaan), tambahnya.

Selanjutnya, pilih empat kata yang akan membingkai Filosofi Mengajar anda. Sebagai contoh anda memilih Engagement (keterikatan), Accountability (akuntabilitas), Independence (kemerdekaan), dan Accessibility (aksessibilitas). Langkah terakhir adalah pilih dua yang paling sesuai dengan gaya anda yang merupakan benar-benar Filosofi Mengajar anda.

Sebagai contoh anda memilih Engagement (personal, attention, motivation, responsibility), Accountability (responsible, expectation, reasonable, invested). Sekarang anda telah memiliki 10 kata sebagai Filosofi Mengajar anda, kata Dwi.

Terakhir dan perlu diingat adalah bahwa Filosofi Mengajar anda dapat (dan mungkin harus) berkembang seiring waktu. Ini tentu harus ditinjau kembali dari waktu ke waktu, untuk menemukan Filosofi Mengajar. (***)

Editor : Sandy, Sumber : Rilis Humas Polinela

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16594


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved